Indri Purwanto
BPMP D.I. Yogyakarta, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peningkatan kompetensi guru MGMP SMP di Kabupaten Tuban dalam penulisan buku teks melalui workshop kepenulisan berbasis praktik kolaboratif Ratna Susanti; Eni Lestari; Indri Purwanto
Community Empowerment Journal Vol. 4 No. 2 (2026)
Publisher : CV. Yudhistt Fateeh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61251/cej.v4i2.420

Abstract

Perkembangan kurikulum, transformasi digital dalam pendidikan, serta tuntutan pengembangan keprofesian berkelanjutan mendorong guru untuk tidak hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga sebagai pengembang sumber belajar yang inovatif. Namun, pada praktiknya masih banyak guru yang belum memiliki karya berupa buku pendidikan yang dapat digunakan sebagai bahan ajar di kelas. Kondisi ini juga ditemukan pada guru-guru yang tergabung dalam MGMP SMP Kabupaten Tuban, di mana sebagian besar guru masih bergantung pada buku terbitan umum dan belum memiliki pengalaman yang memadai dalam penulisan buku pendidikan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan literasi profesional guru dalam menyusun buku pendidikan melalui pelatihan kepenulisan berbasis praktik kolaboratif. Kegiatan dilaksanakan melalui kerja sama antara MKKS dan MGMP SMP se-Kabupaten Tuban dengan Penerbit Erlangga, serta melibatkan 80 guru peserta. Metode yang digunakan meliputi ceramah untuk memberikan pemahaman konseptual tentang penulisan buku pendidikan, diskusi untuk mengidentifikasi tantangan dan berbagi pengalaman, serta praktik untuk membimbing peserta menyusun draft buku sesuai bidang studi masing-masing. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kompetensi peserta yang ditunjukkan oleh kenaikan rata-rata nilai pretest dari 61,8 menjadi 84,6 pada posttest. Selain itu, peserta berhasil menghasilkan rancangan buku pendidikan sebagai luaran nyata kegiatan. Temuan ini menunjukkan bahwa pelatihan berbasis praktik kolaboratif efektif dalam meningkatkan kapasitas guru dalam penulisan buku pendidikan sekaligus mendorong tumbuhnya budaya literasi, kolaborasi profesional, dan produktivitas akademik di lingkungan MGMP. Kegiatan serupa berpotensi direplikasi sebagai model pengembangan profesional guru yang berkelanjutan. Professional development requires teachers not only to serve as educators but also as developers of innovative learning resources. However, in practice, many teachers have not yet produced educational books that can be utilized as teaching materials in the classroom. This condition was also identified among teachers participating in the Junior High School Subject Teacher Forum (MGMP) in Tuban Regency, where most teachers still rely on commercially published textbooks and have limited experience in educational book writing. This community service program aimed to enhance teachers’ professional literacy and competencies in developing educational books through collaborative practice-based writing training. The program was conducted through a partnership between the Association of Junior High School Principals (MKKS), the MGMP of Junior High Schools throughout Tuban Regency, and Erlangga Publishing. A total of 80 teachers participated in the program. The training employed three methods: lectures to provide conceptual understanding of educational book writing, discussions to identify challenges and facilitate experience sharing, and practical sessions to guide participants in developing book drafts according to their respective subject areas. The results demonstrated a significant improvement in participants’ competencies, as reflected in the increase of the average pre-test score from 61.8 to 84.6 in the post-test. Furthermore, participants successfully produced educational book drafts as tangible outputs of the program. These findings indicate that collaborative practice-based training is effective in enhancing teachers’ capacities in educational book writing while fostering a culture of literacy, professional collaboration, and academic productivity within the MGMP community. Similar programs have the potential to be replicated as a sustainable model for teacher professional development.