Herry Sanoto
Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, FKIP Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENERAPAN MEDIA ULAR TANGGA BERKARTU PERTANYAAN UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR IPAS SISWA SD Jesicha Kurnia Non; Herry Sanoto
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v6i3.11426

Abstract

ABSTRACT This study was motivated by the low levels of learning participation and science learning outcomes among fourth-grade students at SDN Kadirejo 02, which were caused by the dominance of lecture-based teaching methods and the limited use of engaging learning media. The study aimed to describe the implementation of a snakes-and-ladders learning medium integrated with question cards and to improve students’ learning participation and science learning outcomes. This research employed the Classroom Action Research (CAR) method using the Kemmis and McTaggart model, conducted in two cycles consisting of planning, action, observation, and reflection stages. The participants were 25 fourth-grade students of SDN Kadirejo 02, Pabelan District, Semarang Regency. Data were collected through learning participation observation sheets and learning achievement tests administered at the end of each cycle. The results showed improvements in both students’ learning participation and learning outcomes across the cycles. The average learning outcome score increased from 57.60 in the pre-cycle to 71.60 in Cycle I and 86.80 in Cycle II. Classical learning mastery also improved from 0% in the pre-cycle to 52% in Cycle I and reached 100% in Cycle II. In addition, students’ learning participation increased from the “fair” category (55.60%) to the “good” category (81.40%). These findings indicate that the use of a snakes-and-ladders learning medium integrated with question cards can enhance students’ learning participation and science learning outcomes on the topic of States of Matter and Their Changes. ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keaktifan dan hasil belajar IPAS siswa kelas IV SDN Kadirejo 02 yang disebabkan oleh penggunaan metode pembelajaran yang masih didominasi ceramah dan kurangnya media pembelajaran yang menarik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan media pembelajaran ular tangga berbasis kartu pertanyaan serta meningkatkan keaktifan dan hasil belajar IPAS siswa. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 25 siswa kelas IV SDN Kadirejo 02, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang. Data dikumpulkan melalui lembar observasi keaktifan belajar dan tes evaluasi hasil belajar pada setiap akhir siklus. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keaktifan dan hasil belajar siswa pada setiap siklus. Rata-rata hasil belajar meningkat dari 57,60 pada pra siklus menjadi 71,60 pada siklus I dan 86,80 pada siklus II. Ketuntasan belajar klasikal juga meningkat dari 0% pada pra siklus menjadi 52% pada siklus I dan mencapai 100% pada siklus II. Selain itu, keaktifan belajar siswa meningkat dari kategori cukup (55,60%) menjadi kategori baik (81,40%). Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan media ular tangga berbasis kartu pertanyaan dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar IPAS siswa pada materi Wujud Zat dan Perubahannya.
UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR PEMBAGIAN MELALUI GAME EDUKASI PIRING PINTAR KELAS 4 SD KADIREJO 02 Yohanna Dwi Apriliani; Herry Sanoto
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v6i3.11428

Abstract

ABSTRACT Difficulties in learning division with remainders at the elementary school level are often reflected in limited classroom participation, low learning motivation, and unsatisfactory academic achievement. To address these challenges, an educational game supported by the Piring Pintar media and the porogapit method was introduced in a fourth-grade classroom at SD Kadirejo 02. This approach was designed to provide participants with a more concrete, engaging, and accessible understanding of division with remainders. The study was conducted as Classroom Action Research implemented across two cycles, each consisting of planning, action, observation, and reflection stages. Data were collected through classroom observations, learning achievement tests, interviews, and documentation to capture changes occurring throughout the learning process. The findings revealed notable improvements in several aspects of learning. Participant engagement increased from 70% to 88%, while learning motivation rose from 72% to 89%. Learning outcomes also showed substantial progress, with mastery achievement improving from 68% to 90%. These results indicate that combining educational games with the Piring Pintar media and the porogapit method contributed positively to participants’ understanding of division with remainders while creating a learning environment that encouraged active involvement and sustained motivation. The implementation of this approach therefore demonstrated its potential to enhance the overall quality of mathematics learning for fourth-grade participants at SD Kadirejo 02. ABSTRAK Pembelajaran pembagian bersisa pada peserta didik sekolah dasar sering menghadapi kendala berupa rendahnya partisipasi belajar, kurangnya dorongan untuk terlibat aktif, serta capaian hasil belajar yang belum optimal. Kondisi tersebut mendorong penerapan game edukasi yang dipadukan dengan media Piring Pintar dan metode porogapit sebagai upaya menghadirkan pengalaman belajar yang lebih konkret, menarik, dan mudah dipahami oleh peserta didik kelas IV SD Kadirejo 02. Implementasi tindakan dilakukan melalui Penelitian Tindakan Kelas yang berlangsung dalam dua siklus. Setiap siklus dikembangkan melalui rangkaian perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Data penelitian diperoleh melalui observasi, tes hasil belajar, wawancara, serta dokumentasi untuk menggambarkan perubahan yang terjadi selama proses pembelajaran. Perubahan positif tampak pada berbagai aspek yang diamati. Tingkat keaktifan peserta didik meningkat dari 70% menjadi 88%, sedangkan motivasi belajar mengalami kenaikan dari 72% menjadi 89%. Perkembangan serupa juga terlihat pada hasil belajar, yang ditunjukkan oleh peningkatan ketuntasan dari 68% menjadi 90%. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi permainan edukatif dengan media Piring Pintar dan metode porogapit tidak hanya membantu peserta didik memahami konsep pembagian bersisa secara lebih bermakna, tetapi juga menciptakan suasana belajar yang mendorong keterlibatan dan motivasi belajar. Dengan demikian, pendekatan tersebut berkontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas pembelajaran matematika di kelas IV SD Kadirejo 02.