Khairul
Universitas Muhammadiyah Palembang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

The Balinese Li Ceremony Tradition as Evidence of the Legacy of Animistic Beliefs and Dynamism in the Community of Datar Village, Muaradua District, South Oku Regency (2007-2014) Heryati; Yusinta Tia Rusdiana; Khairul
Keraton: Journal of History Education and Culture Vol 7 No 2 (2025): Desember
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/keraton.v7i2.7638

Abstract

Asal usul dan pemilik tradisi upacara Li Bali adalah milik suku Daya yang dibawa dari dataran tinggi daerah gunung Seminung/Danau Ranau, kemudian tradisi ini dibawa oleh orang Daya menyebar dari pinggiran sungai komering di Muaradua hingga masuk ke daerah-daerah pedalaman termasuk juga di desa Datar. Tradisi upacara Li Bali adalah suatu rangkaian kegiatan tradisi atau kebiasaan yang dilakukan oleh orang Daya untuk mencari perdamaian, perlindungan dan permintaan dari roh-roh halus yang mendiami hutan di saat akan dilakukanya pembukaan hutan sebagai tempat lahan pertanian. Dalam penelitian ini penulis mengunakan metode kualitatif deskriptif. Penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Timbulnya tradisi upacara Li Bali karena masuknya suku Daya di desa Datar yang mempercayai roh leluhur, (2) Prosesi Li Bali terdiri dari empat tahapan, (3) Dengan tujuan meminta perdamaian, dan perlindungan terhadap roh di hutan, sesajen, mantra dan pendapat masyarakat menunjukan bukti peninggalan kepercayaan Animisme, dan diyakini ayam hitam yang mampu memberikan perdamaian serta dapat mendatangkan rezeki bukti peninggalan kepercayaan Dinamisme.