Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses individuasi tokoh Nuruda dalam novel Medulla Sinculasis karya Paox Iben berdasarkan perspektif psikologi analitik Carl Gustav Jung. Individuasi merupakan proses perkembangan psikologis yang mengarah pada pencapaian keutuhan kepribadian melalui integrasi berbagai aspek sadar dan tidak sadar dalam diri individu. Novel Medulla Sinculasis menghadirkan perjalanan tokoh Nuruda yang pada awalnya datang ke Lombok karena ketertarikannya terhadap sebuah lukisan, kemudian mengalami transformasi psikologis setelah berhadapan dengan berbagai realitas sosial yang terjadi di lingkungan masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan psikologi sastra. Sumber data penelitian berupa novel Medulla Sinculasis karya Paox Iben. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka dan teknik baca-catat, sedangkan teknik analisis data dilakukan secara interpretatif berdasarkan konsep-konsep psikologi analitik Carl Gustav Jung yang meliputi persona, shadow, anima, dan self. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Nuruda mengalami proses individuasi melalui beberapa tahapan, yaitu pembentukan persona sebagai intelektual dan pencinta seni, konfrontasi dengan shadow yang muncul akibat perjumpaannya dengan berbagai persoalan sosial, perkembangan anima yang ditandai dengan meningkatnya empati dan kepedulian terhadap masyarakat marginal, serta upaya menuju self sebagai bentuk keutuhan kepribadian. Proses individuasi tersebut menunjukkan transformasi Nuruda dari individu yang berorientasi pada pencarian makna personal menjadi individu yang memiliki kesadaran sosial dan kemanusiaan. Penelitian ini menunjukkan bahwa novel Medulla Sinculasis tidak hanya merepresentasikan realitas sosial masyarakat Lombok, tetapi juga menggambarkan perjalanan psikologis manusia dalam menemukan identitas dan makna hidupnya.