Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Strategi Membangun Kolaborasi Etis Antar Guru Melalui Media Digital: Kajian Literatur Kontemporer Adhelita Mai Zahra; Naela Noviatul Izza; Mila Aisyatami; Fiky Restu Ady
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.7585

Abstract

Transformasi digital dalam dunia pendidikan telah mengubah pola kolaborasi profesional guru menjadi lebih fleksibel dan berbasis teknologi. Berbagai media digital seperti platform komunikasi, aplikasi konferensi virtual, serta sistem manajemen pembelajaran memberikan peluang bagi guru untuk berinteraksi, berbagi pengetahuan, dan mengembangkan kompetensi secara kolektif. Namun, pemanfaatan media digital juga menghadirkan tantangan etis yang berkaitan dengan profesionalisme, privasi, keamanan informasi, dan etika komunikasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi membangun kolaborasi etis antar guru melalui media digital berdasarkan kajian literatur kontemporer. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian kepustakaan (library research). Data diperoleh dari berbagai sumber ilmiah berupa jurnal, buku, prosiding, dan dokumen akademik yang relevan dengan topik penelitian. Analisis data dilakukan melalui teknik analisis isi dengan tahapan identifikasi, seleksi, reduksi, kategorisasi, interpretasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan etika dalam kolaborasi digital merupakan faktor penting untuk menciptakan lingkungan kerja profesional yang sehat, produktif, dan berkelanjutan. Strategi yang dapat dilakukan meliputi penguatan literasi digital guru, internalisasi kode etik profesi dalam ruang digital, penerapan prinsip netiquette, peningkatan kesadaran terhadap keamanan data dan privasi, serta pelaksanaan pelatihan etika digital secara berkelanjutan. Selain itu, dukungan institusi pendidikan dalam menyediakan pedoman dan budaya kolaboratif yang berlandaskan nilai-nilai etis menjadi faktor pendukung utama keberhasilan kolaborasi digital. Dengan demikian, integrasi etika dalam penggunaan media digital dapat memperkuat profesionalisme guru sekaligus meningkatkan kualitas kolaborasi dalam mendukung kemajuan pendidikan di era digital.