Kajian ini diarahkan untuk meningkatkan semangat belajar serta capaian akademik siswa pada mata pelajaran IPAS dengan materi Tradisi Keluarga serta Lingkungan Masyarakat Sekitar melalui penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) yang didukung media permainan ular tangga pada siswa kelas III SD Negeri 1 Wanogara Kulon. Metode yang dipakai ialah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan selama dua siklus dengan melibatkan 24 siswa sebagai subjek penelitian, yang terdiri dari 13 siswa laki-laki serta 11 siswa perempuan. Pengumpulan data dilaksanakan memakai teknik tes berupa evaluasi hasil belajar serta teknik non-tes berupa kuesioner motivasi belajar serta lembar pengamatan aktivitas guru maupun siswa, kemudian data dianalisis dengan pendekatan deskriptif kuantitatif serta deskriptif kualitatif. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa motivasi belajar murid mengalami peningkatan dari 72,9% pada klasifikasi baik di siklus I jadi 88,89% dalam klasifikasi sangat baik di siklus II. Hasil belajar siswa turut mengalami peningkatan, yaitu dari nilai rata-rata 76 dengan tingkat ketuntasan 70,8% di siklus I jadi nilai rata-rata 85,8 dengan tingkat ketuntasan 91,6% di siklus II. Aktivitas guru mengalami kenaikan dari 78,75% jadi 96,25%, sementara aktivitas siswa meningkat dari 77,5% jadi 97,5%. Berdasarkan hasil tersebut, bisa dinyatakan bahwa penerapan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) yang didukung media ular tangga efektif dalam meningkatkan motivasi belajar serta hasil belajar siswa.Kajian ini diarahkan untuk meningkatkan semangat belajar serta capaian akademik siswa pada mata pelajaran IPAS dengan materi Tradisi Keluarga serta Lingkungan Masyarakat Sekitar melalui penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) yang didukung media permainan ular tangga pada siswa kelas III SD Negeri 1 Wanogara Kulon. Metode yang dipakai ialah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan selama dua siklus dengan melibatkan 24 siswa sebagai subjek penelitian, yang terdiri dari 13 siswa laki-laki serta 11 siswa perempuan. Pengumpulan data dilaksanakan memakai teknik tes berupa evaluasi hasil belajar serta teknik non-tes berupa kuesioner motivasi belajar serta lembar pengamatan aktivitas guru maupun siswa, kemudian data dianalisis dengan pendekatan deskriptif kuantitatif serta deskriptif kualitatif. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa motivasi belajar murid mengalami peningkatan dari 72,9% pada klasifikasi baik di siklus I jadi 88,89% dalam klasifikasi sangat baik di siklus II. Hasil belajar siswa turut mengalami peningkatan, yaitu dari nilai rata-rata 76 dengan tingkat ketuntasan 70,8% di siklus I jadi nilai rata-rata 85,8 dengan tingkat ketuntasan 91,6% di siklus II. Aktivitas guru mengalami kenaikan dari 78,75% jadi 96,25%, sementara aktivitas siswa meningkat dari 77,5% jadi 97,5%. Berdasarkan hasil tersebut, bisa dinyatakan bahwa penerapan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) yang didukung media ular tangga efektif dalam meningkatkan motivasi belajar serta hasil belajar siswa.