Muh. Idrus
Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan, Universitas Mandala Waluya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Evaluasi Kualitas Hidup Pasien Diabetes Mellitus Tipe-2 Di RSUD Kabupaten Buton Dengan Menggunakan Instrumen Diabetes Quality Of Life Clinical Trial Questionnaire (DQLCTQ) Putri Mega Wijayanti; Marwa; Muh. Idrus; Firhani Anggriani Syafrie; Fitriani W. Alani
Jurnal Pharmacia Mandala Waluya Vol. 5 No. 3 (2026): Jurnal Pharmacia Mandala Waluya
Publisher : Prodi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmw.v5i3.588

Abstract

Diabetes mellitus tipe 2 (DMT2) merupakan sekelompok gangguan metabolit yang ditandai dengan hiperglikemia yangterjadi akibat kelainan sekresi insuli, kelainan kerja insulin atau keduanya. Jika komplikasi ini tidak ditangani dengan baik,DMT2 dapat memperburuk kualitas hidup penderitanya. Kualitas hidup pasien mencakup 8 domain yaitu fungsi fisik,energi, tekanan kesehatan, efek pengobatan, frekuensi gejala, kepuasan pengobatan, kesehatan mental dan kepuasanpribadi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas hidup pasien DMT2 di RSUD Kabupaten Buton. Penelitiianini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner DiabetesQuality Of Life Clinical Trial Questionnaire (DQLCTQ). Teknik pengambilan sampel yaitu menggunakan metode purposivesampling, melibatkan 87 responden yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi. Hasil peneliitian menunjukkan bahwasebagian besar pasien memiliki kualitas hidup yang buruk pada beberapa domain kuesioner, yaitu pada domain energi(29,8%), domain efek pengobatan (33,3%), domain frekuesni gejala (27,7%), dan domain kesehatan mental (39,1%).Sedangkan pada domain fungsi fisik, tekanan kesehatan, kepuasan pengoobatan, dan kepuasan pribadi memiliki kualitashiidup yang baik. Kesimpulan dari penelitian ini adalah kualitas hidup pasien DMT2 di RSUD Kabupaten Buton masihdipengaruhi oleh beberapa faktor baik fungsi fisik, psikologi, maupun sosial