Indah Aulia Azis
Fakultas Farmasi, Universitas Islam Sultan Agung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS AKAR PENYEBAB PERMASALAHAN PENGELOLAAN SEDIAAN FARMASI DI APOTEK MENGGUNAKAN ROOT CAUSE ANALYSIS DAN DIAGRAM FISHBONE BERBASIS BALANCED SCORECARD Sri Suwarni; Wulan Kartika Sari; Cinthya Nisha Ristita; Ayu Aqillatun Nasyifah; Friyan Kurnia Ramanovita; Indah Aulia Azis
Cakrawala Medika: Journal of Health Sciences Vol. 4 No. 2 (2026): Cakrawala Medika: Journal of Health Sciences
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Medika Suherman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59981/msk3dv46

Abstract

Pengelolaan sediaan farmasi di apotek merupakan bagian penting dalam menjamin mutu pelayanan kefarmasian, keselamatan pasien, dan efisiensi operasional. Dalam praktiknya masih ditemukan berbagai permasalahan yang kompleks dan saling berkaitan seperti keterbatasan sumber daya manusia, sistem yang belum terintegrasi, serta kendala ketersediaan obat yang berpotensi menurunkan kualitas pelayanan dan kepuasan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis akar penyebab permasalahan dalam pengelolaan sediaan farmasi di Apotek Gemah Farma Kota Semarang menggunakan pendekatan Root Cause Analysis (RCA) dengan diagram Fishbone serta mengkaitkannya dengan perspektif Balanced Scorecard (BSC). Penelitian ini menggunakan desain observasional kualitatif dengan pendekatan triangulasi metode melalui observasi langsung, wawancara mendalam semi-terstruktur, dan telaah dokumen. Populasi penelitian adalah berjumlah 6 orang yang melakukan pengelolaan sediaan farmasi dengan teknik total sampling. Analisis data dilakukan secara tematik melalui reduksi data, coding, kategorisasi, dan penarikan tema, kemudian dilanjutkan dengan identifikasi akar masalah menggunakan diagram Fishbone berdasarkan aspek man, method, material, machine/system, environment, dan management. menunjukkan bahwa permasalahan bersifat multidimensional, meliputi kesalahan penulisan resep dan keterbatasan tenaga, sistem pengadaan manual dan SOP yang belum optimal, kekosongan obat, LASA, substitusi obat, ketidaksinkronan sistem elektronik, keterbatasan teknologi, kendala regulasi, keterlambatan distributor, serta kebijakan asuransi dan tekanan efisiensi biaya. Permasalahan tersebut berdampak pada penurunan efisiensi operasional, akurasi data, kualitas pelayanan, serta kepuasan dan keselamatan pasien. Integrasi RCA dan BSC menunjukkan bahwa setiap akar masalah memiliki implikasi terhadap perspektif kinerja organisasi sehingga dapat menjadi dasar strategi perbaikan yang lebih efektif menegaskan bahwa setiap akar masalah berimplikasi pada kinerja Apotek Gemah Semarang secara menyeluruh sehingga diperlukan strategi perbaikan yang sistematis dan berkelanjutan.