Aurel Jatnita Devina Faustine
Management of International Trade, Vocational School, Universitas Sebelas Maret

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Pengaruh Produk Domestik Bruto, Populasi, dan Neraca Perdagangan terhadap Volume Ekspor di Negara Eropa Barat Aurel Jatnita Devina Faustine; Dama Yuninata
Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi (Jebma) Vol. 6 No. 2 (2026): Article Research Juli 2026
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Al Khwarizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jebma.v6i2.8245

Abstract

Latar belakang: Ketidakpastian geopolitik dan fluktuasi ekonomi di kawasan Eropa Barat memberikan tantangan signifikan bagi arus perdagangan internasional Indonesia, khususnya pada sektor jasa logistik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Produk Domestik Bruto (PDB), jumlah populasi, dan neraca perdagangan negara mitra di Eropa Barat terhadap volume ekspor yang dikelola oleh PT. Panah Perdana Logisindo. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder. Pengambilan sampel dilakukan melalui teknik purposive sampling yang mencakup enam negara di Eropa Barat yang menjadi mitra dagang utama perusahaan. Analisis data dilakukan dengan menggunakan regresi linear berganda untuk menguji pengaruh variabel makroekonomi terhadap volume transaksi pengiriman (ekspor) selama periode pengamatan. Hasil: Temuan penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, variabel PDB dan Neraca Perdagangan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap volume ekspor perusahaan (sig < 0,05). Sebaliknya, jumlah populasi tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap volume ekspor (sig > 0,05). Secara simultan, ketiga variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap total volume transaksi pengiriman di PT. Panah Perdana Logisindo dengan nilai signifikansi 0,000. Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa daya beli (PDB) dan kondisi keseimbangan perdagangan negara tujuan lebih menentukan permintaan jasa logistik ekspor dibandingkan faktor demografi (populasi). Hasil ini mengimplikasikan pentingnya bagi pelaku industri logistik untuk memantau fluktuasi ekonomi makro negara mitra dan bagi pemerintah untuk memperkuat kerjasama bilateral guna menjaga stabilitas volume ekspor di tengah resesi global.