Mila Prandita
Program Studi S1 Farmasi, Universitas Kader Bangsa, Palembang, Sumatera Selatan Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Optimalisasi Health Literacy Santri melalui Edukasi Interaktif Berbasis Leaflet Digital untuk Pencegahan Interaksi Obat dan Penguatan Penggunaan Obat Rasional Putri Sirtika; Shinta Mahaani; Mila Prandita
Jurnal Pengabdian dan Ekspalanasi Nusantara Vol. 1 No. 3 (2026): JPEN Edisi April -Juni
Publisher : PT. Giovani Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58586/jpen.v1i3.68

Abstract

Rendahnya health literacy mengenai penggunaan obat masih menjadi tantangan dalam peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, termasuk pada kelompok remaja di lingkungan pesantren. Keterbatasan pemahaman terkait penggunaan obat rasional, aturan konsumsi obat, dan potensi interaksi obat dapat meningkatkan risiko penggunaan obat yang tidak tepat sehingga memengaruhi efektivitas terapi dan keamanan kesehatan. Berdasarkan observasi awal pada santri Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an, ditemukan bahwa sebagian besar santri belum pernah memperoleh edukasi khusus terkait penggunaan obat rasional dan pencegahan interaksi obat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengoptimalkan health literacy santri melalui edukasi interaktif berbasis leaflet digital sebagai upaya promotif dan preventif dalam membentuk perilaku penggunaan obat yang aman dan tepat. Metode pelaksanaan dilakukan melalui tahapan persiapan, penyampaian materi edukasi secara interaktif, pemanfaatan leaflet digital, diskusi kelompok, serta evaluasi menggunakan pendekatan pre-test dan post-test. Program ini menargetkan peningkatan pengetahuan santri mengenai penggunaan obat rasional dan interaksi obat, tersedianya media edukasi yang adaptif dan berkelanjutan, serta terbentuknya lingkungan pesantren yang lebih sadar kesehatan. Luaran yang diharapkan berupa peningkatan kemampuan santri dalam memahami informasi kesehatan dan mengambil keputusan penggunaan obat secara bijak.