Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Ukuran Dewan Komisaris dan Umur Perusahaan Sebagai Mitigasi atau Pemicu Audit Report Lag? Kenedi Pratama; Meri Yani; Andre Bustari
Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi (Jebma) Vol. 6 No. 2 (2026): Article Research Juli 2026
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Al Khwarizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jebma.v6i2.8840

Abstract

Hal yang melatarbelakangi penelitian ini adalah pentingnya audit report lag sebagai indikator ketepatan waktu pelaporan keuangan auditan, karena keterlambatan penyelesaian audit dapat menurunkan relevansi informasi akuntansi bagi pengguna laporan keuangan dalam pengambilan keputusan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh ukuran dewan komisaris dan umur perusahaan terhadap audit report lag pada perusahaan sektor barang konsumen primer yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2018–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan dan laporan keuangan auditan perusahaan. Melalui metode purposive sampling, diperoleh 47 perusahaan selama tujuh tahun pengamatan, sehingga menghasilkan 329 observasi. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SmartPLS Versi 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ukuran dewan komisaris berpengaruh negatif signifikan terhadap audit report lag dengan koefisien sebesar -3,241 dan p-value 0,000. Umur perusahaan juga berpengaruh negatif signifikan terhadap audit report lag dengan koefisien sebesar -0,197 dan p-value 0,005. Nilai R Square sebesar 0,097 menunjukkan bahwa kedua variabel independen menjelaskan audit report lag sebesar 9,7%, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Dengan demikian, efektivitas pengawasan dewan komisaris dan kematangan organisasi perusahaan berperan dalam mempercepat proses audit serta mendukung ketepatan waktu penyampaian laporan keuangan auditan. Temuan ini memberikan implikasi bagi perusahaan untuk memperkuat tata kelola dan sistem pelaporan internal.
Pengaruh Profitabilitas, Leverage, dan Ukuran Perusahaan Terhadap Tax Avoidance Kenedi Pratama; Meri Yani
Jurnal Literasi Akuntansi Vol 6 No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Yayasan Literasi Ilmiah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55587/jla.v6i1.207

Abstract

Purpose : This research aims to determine whether profitability, leverage, and company size affect tax avoidance Method : The research method used is a quantitative method. The population in this study consists of primary consumer goods companies listed on the Indonesia Stock Exchange from 2015 to 2018. The sampling technique used in this study is purposive sampling, with a sample size of 54 data points. The data analysis methods used are descriptive analysis, classical assumption tests, and hypothesis testing, using SPSS software. Finding : The test results show that: 1) Based on the t-test, it is known that the profitability variable affects tax avoidance. 2) Based on the t-test, it is known that the leverage variable affects tax avoidance. 3) Based on the t-test, it is known that the company size variable affects tax avoidance. 4) Based on the F-test, it is known that the variables of profitability, leverage, and company size affect tax avoidance. Novelty : This study focuses on primary consumer goods companies listed on the Indonesia Stock Exchange during the 2015–2018 period, by integrating three key variables, profitability, leverage, and firm size into a single comprehensive framework. This approach differs from previous studies that generally analyzed tax avoidance across various industries or examined each variable separately in conjunction with different moderating or control factors, without emphasizing a specific industrial context or time frame.