Keamanan dokumen laporan audit merupakan aspek kritis dalam tata kelola informasi perusahaan, mengingat tingginya risiko pencurian, penyadapan, dan penyalahgunaan data pada era digital. Penelitian ini merancang dan mengimplementasikan sistem keamanan laporan audit berbasis web dengan menggabungkan algoritma kriptografi Advanced Encryption Standard 128-bit (AES-128) dan metode steganografi Least Significant Bit (LSB). Pendekatan ganda ini bertujuan tidak hanya melindungi isi dokumen melalui enkripsi, tetapi juga menyamarkan keberadaan data terenkripsi di dalam media citra digital. Sistem dirancang dengan tiga peran pengguna utama, yaitu staff yang bertugas mengunggah dan mengenkripsi laporan, auditor yang melakukan ekstraksi dan dekripsi dokumen, serta admin yang bertanggung jawab memantau seluruh aktivitas pengguna serta mengelola konfigurasi akun staff dan auditor. Pengujian sistem menunjukkan bahwa proses enkripsi dan dekripsi AES-128 berjalan efisien dengan waktu enkripsi berkisar antara 0,285 ms hingga 30,725 ms untuk ukuran file 100 KB hingga 4,68 MB. Sementara itu, metode steganografi LSB terbukti mampu menyembunyikan data terenkripsi ke dalam citra tanpa menghasilkan perubahan visual yang signifikan, sehingga keberadaan pesan tersembunyi tidak terdeteksi secara kasat mata. Hasil penelitian membuktikan bahwa kombinasi AES-128 dan LSB merupakan pendekatan yang efektif dalam meningkatkan kerahasiaan dan integritas dokumen laporan audit.Kata Kunci— keamanan informasi, kriptografi, AES-128, steganografi, Least Significant Bit, laporan audit, website ABSTRACT The security of audit report documents is a critical aspect of corporate information governance, given the high risks of data theft, interception, and misuse in the digital era. This study designs and implements a web-based audit report security system by combining the Advanced Encryption Standard 128-bit (AES-128) cryptographic algorithm with the Least Significant Bit (LSB) steganography method. This dual-layer approach aims not only to protect document contents through encryption, but also to conceal the existence of encrypted data within digital image media. The system is designed with three main user roles: staff responsible for uploading and encrypting reports, auditors performing document extraction and decryption, and an administrator who monitors all user activities and manages account configurations for staff and auditors. System testing demonstrates that the AES-128 encryption and decryption processes operate efficiently, with encryption times ranging from 0.285 ms to 30.725 ms for file sizes between 100 KB and 4.68 MB. Meanwhile, the LSB steganography method successfully conceals encrypted data within images without producing visually significant changes, rendering the hidden message undetectable to the naked eye. The results confirm that the combination of AES-128 and LSB constitutes an effective approach for enhancing the confidentiality and integrity of audit report documents. Keywords— information security, cryptography, AES-128, steganography, Least Significant Bit, audit report, website