Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

THE URGENCY OF UPDATING REGULATIONS ON THE PROHIBITION OF DISCRIMINATION IN THE LABOR RECRUITMENT PROCESS: ITS IMPACT ON ECONOMIC GROWTH Jason Christoff Tanuwijaya
Multidiciplinary Output Research For Actual and International Issue (MORFAI) Vol. 6 No. 5 (2026): Multidiciplinary Output Research For Actual and International Issue
Publisher : RADJA PUBLIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study discusses the urgency of reforming regulations regarding the prohibition of discrimination in the labor recruitment process in Indonesia and its impact on economic growth. Discrimination in recruitment—such as restrictions based on age, gender, physical condition, and religion—remains prevalent despite the existence of various legal instruments prohibiting such practices, including ILO Convention No. 111, Law No. 13 of 2003 on Manpower, and the Circular Letter of the Minister of Manpower No. M/6/HK.04/V/2025. This research employs a normative juridical method with an interdisciplinary approach, combining legal and economic analysis to understand the consequences of discrimination more comprehensively. The findings show that the existing regulations lack sufficient legal force to effectively curb discriminatory practices, as circular letters are administrative in nature and not legally binding. From an economic perspective, discrimination in recruitment creates barriers to human capital accumulation, which ultimately reduces labor market efficiency and hinders economic growth. Therefore, a more stringent and legally binding regulatory reform is needed to ensure equal employment opportunities and promote inclusive economic growth.
Alih Fungsi Lahan Kawasan Bandung Utara: Efektivitas Surat Rekomendasi Gubernur Pasca Berlakunya Undang-Undang Cipta Kerja Jason Christoff Tanuwijaya
Judge : Jurnal Hukum Vol. 6 No. 05 (2025): Judge : Jurnal Hukum
Publisher : Cattleya Darmaya Fortuna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54209/judge.v6i05.1969

Abstract

Kawasan Bandung Utara merupakan kawasan yang memiliki fungsi penting bagi keseimbangan lingkungan di Cekungan Bandung. Namun dalam praktiknya masih terjadi alih fungsi lahan yang masif akibat pembangunan yang tidak terkendali. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas Perda Jabar 2/2016 dalam meminimalisir alih fungsi lahan, serta menelaah penerapannya pasca diundangkannya UU 6/2023. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis empiris dengan berfokus pada kajian terhadap data sekunder berupa peraturan perundang-undangan, hasil penelitian terdahulu, serta data empiris terkait kondisi pemanfaatan ruang di KBU. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perda Jabar 2/2016 belum efektif mengendalikan alih fungsi lahan, yang ditandai dengan masih tingginya ketidaksesuaian pemanfaatan ruang dan lemahnya penegakan hukum. Selain penegakkan hukum yang belum maksimal, substansi hukum Perda Jabar 2/2016 pun belum harmonis dengan UU 6/2023. Maka dari itu pemerintah perlu melakukan evaluasi secara bermakna terhadap penegakkan serta substansi hukum dari Perda Jabar 2/2016 untuk meminimalisir terjadinya bencana hidrometeorologi di KBU dan wilayah sekitarnya