Patricia V. Runtu
Department of Mathematics Education, Manado State University, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analysis of Students' Difficulties in Solving SPLDV Story Problems in Class VIII Students of Tondano Adventist Middle School Ade Tamara Rema Sitorus; Patricia V. Runtu; Anetha L. F. Tilaar
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v7i2.6657

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan siswa kelas VIII di SMP Advent Tondano dalam menyelesaikan soal cerita pada materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel. Dimana kesulitan-kesulitannya berupa kesulitan belajar konsep, kesulitan belajar prinsip, dan kesulitan Pemecahan Masalah atau skill. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, dengan subjek penelitiannya siswa kelas VIII-A dan guru matematikanya. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini berupa tes dan wawancara yang dilaksanakan pada hari yang berbeda. Data hasil penelitian diperoleh bahwa masih banyak siswa yang memiliki kesulitan, bahkan belum ada siswa yang memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimum (75). Siswa mengalami kesulitan dalam memahami soal, kesulitan membuat bentuk persamaan matematikanya, kesulitan pemahaman tentang metode penyelesaiannya, kesulitan dalam pengoperasian perhitungan, dan lain sebagainya. Adapun faktor yang menyebabkan siswa tersebut mengalami kesulitan adalah faktor yang terjadi dari dalam diri siswa yaitu kurangnya minat belajar matematika, tanggapan bahwa matematika itu sulit, kurangnya latihan soal, daya ingat yang kurang, dan lain sebagainya. Serta faktor eksternal, yaitu faktor yang ada di lingkungan sekitar, lingkungan rumah, seperti kurangnya dorongan dan komunikasi antara orang tua dengan anak tentang proses pembelajaran, kurangnya komunikasi antara guru dan siswa ketika merasa sulit dan kurang paham selama proses pembelajaran berlangsung.