Khairatunnisa Khairatunnisa
PGSD, Universitas Negeri Padang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Pemerolehan Bahasa Anak dalam Pembelajaran Membaca Permulaan: Studi Observasi Video di Kelas I Sekolah Dasar Khairatunnisa Khairatunnisa; Diva Febriandra Putri; Nur Azmi Alwi; Ari Suriani
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.39861

Abstract

Penelitian ini mengkaji pemerolehan bahasa anak pada kegiatan membaca permulaan di kelas I sekolah dasar dengan memanfaatkan rekaman video pembelajaran sebagai sumber data utama. Kajian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif karena data yang dianalisis berupa tuturan, tindakan belajar, respons siswa, dan pola pendampingan guru selama pembelajaran berlangsung. Data diperoleh dari video pembelajaran Bahasa Indonesia kelas I SD Negeri 07 Guguak Malalo pada materi kata-kata ajaib. Subjek yang tampak dalam video meliputi seorang guru kelas dan empat belas peserta didik. Analisis dilakukan melalui pemilahan peristiwa penting, penyusunan temuan, dan penafsiran berdasarkan teori pemerolehan bahasa serta teori belajar. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa pemerolehan bahasa siswa muncul melalui penguatan kosakata sopan, pengenalan hubungan bunyi dan tulisan, aktivitas membaca kata, kegiatan menulis sederhana, serta penggunaan ungkapan santun dalam konteks sosial. Kemampuan membaca siswa belum seragam; sebagian mampu membaca lancar, sebagian membaca perlahan, dan sebagian lainnya masih membutuhkan bantuan. Guru berperan sebagai pendamping belajar melalui pertanyaan pemantik, contoh membaca, penguatan positif, kerja kelompok, dan kesempatan tampil. Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran membaca permulaan yang komunikatif, kontekstual, dan berbasis interaksi dapat membantu perkembangan bahasa siswa kelas rendah.