Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan peran supervisor dalam meningkatkan kompetensi profesional guru Bimbingan dan Konseling (BK) di sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research). Sumber data diperoleh dari artikel jurnal nasional terakreditasi, buku ilmiah, prosiding seminar, peraturan perundang-undangan, dan berbagai dokumen akademik yang relevan dengan topik penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi dan kajian literatur, sedangkan analisis data menggunakan teknik analisis isi (content analysis) dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa supervisor memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan kompetensi profesional guru BK melalui fungsi sebagai pembina, evaluator, konsultan, fasilitator, dan motivator. Pelaksanaan supervisi yang efektif mampu meningkatkan kemampuan guru BK dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi layanan bimbingan dan konseling sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Selain itu, supervisi juga berkontribusi dalam meningkatkan motivasi kerja, profesionalisme, serta pengembangan kompetensi guru BK secara berkelanjutan. Faktor pendukung keberhasilan supervisi meliputi kompetensi supervisor, dukungan kepala sekolah, dan komitmen guru BK, sedangkan faktor penghambat meliputi keterbatasan waktu, jumlah supervisor, dan kurang optimalnya pelaksanaan supervisi. Dengan demikian, supervisi pendidikan merupakan salah satu strategi yang efektif dalam meningkatkan kompetensi profesional guru BK di sekolah dasar.