Mimi Rosadi
Pendidikan Profesi Guru, Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah Medan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengunaan Model Pembelajaran Bermain Peran (Role Playing) untuk Meningkatkan Pencapaian Belajar Pendidikan Pancasila Siswa Kelas IV SD Negeri 060933 Medan Johor Sagita Br Sihaloho; Mimi Rosadi; Purwaningsih Purwaningsih; Nurmairina Nurmairina
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40242

Abstract

Artikel ini membahas penggunaan model pembelajaran bermain peran atau role playing untuk meningkatkan pencapaian belajar Pendidikan Pancasila siswa kelas IV SD Negeri 060933 Medan Johor. Latar belakang kajian ini berangkat dari kebutuhan pembelajaran Pendidikan Pancasila yang tidak hanya menekankan penguasaan konsep, tetapi juga pembiasaan nilai, keterampilan sosial, keberanian menyampaikan pendapat, kerja sama, dan kemampuan mengambil keputusan secara bertanggung jawab. Kurikulum Merdeka menempatkan Pendidikan Pancasila sebagai mata pelajaran yang berkaitan erat dengan pembentukan karakter dan penguatan profil pelajar Pancasila. Oleh karena itu, pembelajaran yang terlalu berpusat pada ceramah berpotensi membuat siswa memahami nilai Pancasila sebatas hafalan, bukan sebagai pengalaman hidup yang dapat diterapkan dalam interaksi sehari-hari. Model bermain peran dipilih karena memberi ruang kepada siswa untuk memerankan situasi sosial, berdialog, menyelesaikan masalah, merefleksikan pilihan, dan menghubungkan materi dengan kehidupan nyata. Artikel ini disusun dalam bentuk naratif komprehensif dengan pendekatan penelitian tindakan kelas yang mencakup perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Pembahasan menunjukkan bahwa role playing memiliki landasan teoritis dan empiris yang kuat untuk meningkatkan pencapaian belajar Pendidikan Pancasila, baik pada ranah pengetahuan, sikap, maupun keterampilan. Namun, karena data empiris kelas belum disediakan, bagian hasil disajikan sebagai rancangan hasil yang diharapkan dan indikator keberhasilan yang dapat digunakan dalam pelaksanaan penelitian lapangan.