This Author published in this journals
All Journal Jurnal KALANDRA
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Pendamping Continuity of Care (CoC) terhadap Keberhasilan Imunisasi Dasar Bayi di Posyandu Seruni, Kabupaten Maros Andi Nurfadhilah S; Sitti Nurintang; Feby Purnamasari
KALANDRA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 3 (2026): Mei
Publisher : Yayasan Kajian Riset Dan Pengembangan Radisi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55266/kalandra.v5i3.661

Abstract

Imunisasi dasar lengkap menjadi salah satu cara yang terbukti ampuh dalam melindungi bayi dari penyakit infeksi sekaligus menekan angka kematian bayi. Sayangnya, tidak semua daerah di Indonesia berhasil memenuhi target cakupan imunisasi yang telah ditetapkan secara nasional. Untuk mengatasi hal ini, pendekatan Continuity of Care (CoC) hadir sebagai bentuk pendampingan kesehatan yang berjalan secara berkesinambungan, dimulai dari masa kehamilan hingga program keluarga berencana. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengkaji sejauh mana pendampingan CoC berkontribusi terhadap kelengkapan imunisasi dasar pada bayi. Menggunakan rancangan observasional analitik dengan metode cross sectional, studi ini berlangsung di Posyandu Seruni selama bulan April hingga Mei 2026. Sebanyak 23 ibu dengan bayi berusia 0–12 bulan dilibatkan sebagai responden melalui teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan lewat kuesioner dan telaah Buku KIA, kemudian diolah secara statistik menggunakan uji Chi-Square. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa sebagian besar responden, yakni 78,3%, telah menerima pendampingan CoC dengan kategori baik, dan sebanyak 82,6% bayi tercatat mendapatkan imunisasi dasar secara lengkap. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p = 0,021, yang berarti terdapat hubungan bermakna antara pendampingan CoC dan keberhasilan imunisasi dasar bayi. Dengan demikian, pendampingan CoC terbukti mampu mendorong peningkatan pengetahuan ibu, kepatuhan terhadap jadwal imunisasi, serta motivasi untuk memastikan bayinya mendapat imunisasi secara lengkap dan tepat waktu.