Rahmi Putri Ananta
Pendidikan Islam Usia Dini, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Keterbatasan Fisik (Tunarunggu) Anak Usia Dini Asmaul Husna; Hijriati Hijriati; Rahmi Putri Ananta; Dominic Shifa; Munna Salsabila
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40639

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterbatasan fisik khususnya tunarungu pada anak usia dini serta dampaknya terhadap perkembangan bahasa, sosial, komunikasi, dan pendidikan anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka (library research) yang dipadukan dengan observasi lapangan di PAUD Harsya Ceria, Lingke Banda Aceh. Data penelitian diperoleh dari 15 artikel jurnal nasional dan internasional yang relevan serta hasil observasi terhadap proses pembelajaran dan interaksi sosial anak tunarungu di lingkungan sekolah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi, studi literatur, dan observasi lapangan, sedangkan teknik analisis data menggunakan analisis isi (content analysis) dan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterbatasan pendengaran pada anak usia dini memberikan dampak yang signifikan terhadap perkembangan bahasa, komunikasi, kemampuan akademik, sosial, dan emosional anak. Hasil observasi juga menunjukkan bahwa anak tunarungu mengalami kesulitan memahami instruksi verbal sehingga membutuhkan bantuan komunikasi visual, media pembelajaran interaktif, dan pendampingan guru dalam proses belajar. Selain itu, intervensi dini, dukungan keluarga, pendidikan inklusif, serta penggunaan teknologi pembelajaran berbasis visual memiliki peran penting dalam membantu perkembangan anak tunarungu. Oleh karena itu, diperlukan kerja sama antara keluarga, sekolah, dan lingkungan sosial dalam mendukung perkembangan anak tunarungu agar dapat berkembang secara optimal sesuai potensi yang dimilikinya.