p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal IPSSJ
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KOMUNIKASI PARTISIPATIF PEMUDA DALAM MELESTARIKAN TRADISI SIAT SARANG DI DESA ADAT SELAT KABUPATEN KARANGASEM Ayu Trisna Dwi Saputri, I Dewa; Budiasa, I Made; Ika Kusuma Dewi, Made
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 3 No. 06 Juni (2026): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan modernisasi dan teknologi digital memengaruhi cara generasi muda memandang budaya lokal, termasuk dalam pelestarian Tradisi Siat Sarang di Desa Adat Selat, Kabupaten Karangasem. Tradisi yang menjadi bagian dari rangkaian upacara Ngusaba Dimel ini memiliki nilai religius, sosial, dan filosofis bagi masyarakat setempat. Namun, keterlibatan pemuda dalam pelestariannya masih cenderung bersifat formalitas karena pola komunikasi yang dominan satu arah dan kurang dialogis, sehingga sebagian pemuda mengikuti tradisi hanya sebagai kewajiban adat tanpa memahami makna simbolik dan nilai budaya yang terkandung di dalamnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk komunikasi partisipatif pemuda, hambatan komunikasi yang dihadapi, serta implikasinya terhadap pelestarian Tradisi Siat Sarang di Desa Adat Selat. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Informan dipilih menggunakan teknik purposive sampling melibatkan pemuda, tokoh adat, dan masyarakat. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dokumentasi, dan studi kepustakaan, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi partisipatif berlangsung melalui komunikasi instruktif-partisipatif, komunikasi horizontal antar pemuda, komunikasi dialogis terbatas, serta pemanfaatan media digital. Hambatan utama meliputi kuatnya hierarki adat, keterbatasan ruang diskusi, dan perbedaan pemaknaan tradisi antargenerasi. Partisipasi pemuda masih berada pada tahap formalitas, namun komunikasi yang lebih dialogis terbukti mampu meningkatkan pemahaman dan komitmen pemuda dalam melestarikan tradisi.
PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL INSTAGRAM DALAM PROMOSI OBJEK WISATA ESPA YEH PANAS PENATAHAN, DESA PENATAHAN KECAMATAN PENEBEL KABUPATEN TABANAN Andin Lyra Dinar, Kadek; Wardana Yasa, I Ketut; Ika Kusuma Dewi, Made
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 3 No. 06 Juni (2026): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Instagram telah berkembang menjadi salah satu media sosial yang banyak dimanfaatkan sebagai sarana promosi oleh banyak pihak, termasuk dalam sektor pariwisata. Penyajian informasi melalui konten visual yang menarik menjadikan Instagram mampu menyebarkan informasi dengan cepat serta dapat menjangkau masyarakat yang lebih luas. Salah satu destinasi wisata yang memanfaatkan Instagram sebagai sarana promosi adalah Espa Yeh Panas Penatahan yang terletak di Desa Penatahan, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan. Berdasarkan pengamatan awal, pengelola telah memanfaatkan akun Instagram untuk memperkenalkan berbagai daya tarik wisata melalui unggahan foto maupun video. Namun, dalam pelaksanaannya masih menghadapi berbagai kendala, di antaranya ketidakteraturan dalam menggunggah konten, pemanfaatan fitur-fitur Instagram yang belum dilakukan secara maksimal, serta interaksi pengguna yang masih tergolong rendah. Permasalahan tersebut menjadi dasar dilaksanakannya penelitian mengenai pemanfaatan Instagram dalam kegiatan promosi wisata. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan berlandaskan Teori Media Baru (New Media) yang diperkenalkan oleh Pierre Lévy dan Teori Uses and Gratifications. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka. Berdasarkan hasil penelitian, Instagram dimanfaatkan sebagai media promosi digital dengan menampilkan berbagai konten yang menggambarkan kondisi objek wisata, fasilitas yang tersedia, serta aktivitas pengunjung melalui fitur feed, reels, stories, dan highlight. Ditinjau dari Teori Media Baru, Instagram berperan sebagai sarana penyebaran informasi sekaligus media integrasi sosial yang membantu membangun citra digital objek wisata. Strategi komunikasi yang diterapkan dinilai cukup efektif, khususnya melalui konten reels yang mampu menarik perhatian pengguna dengan penyajian visual yang informatif dan menarik. Selain itu, berdasarkan Teori Uses and Gratifications, penggunaan Instagram memberikan dampak positif terhadap wisatawan dalam memperoleh informasi serta memengaruhi minat dan keputusan untuk berkunjung. Meskipun demikian, pengelolaan media sosial masih perlu ditingkatkan, terutama dalam menjaga konsistensi unggahan, mengoptimalkan penggunaan caption dan stories, serta memperkuat interaksi dengan audiens agar kegiatan promosi dapat berlangsung secara lebih efektif dan optimal.