Nur Patiha
Institut Agama Islam Negri Datuk Laksemana Bengkalis

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Lingkungan Literasi Keluarga dengan Kemampuan Bahasa Anak Usia Dini Nur Patiha; Santia Santia
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40719

Abstract

Lingkungan literasi keluarga memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung perkembangan kemampuan bahasa anak usia dini. Keluarga merupakan lingkungan pendidikan pertama yang memberikan berbagai pengalaman berbahasa kepada anak melalui kegiatan membaca buku, bercerita, berdiskusi, serta interaksi sehari-hari yang kaya akan kosakata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara lingkungan literasi keluarga dengan kemampuan bahasa anak usia dini. Kemampuan bahasa yang dimaksud mencakup keterampilan menyimak, berbicara, memahami makna, serta penggunaan kosakata dalam komunikasi sehari-hari. Lingkungan literasi keluarga yang kondusif diyakini mampu memberikan stimulasi yang optimal bagi perkembangan bahasa anak. Oleh karena itu, penelitian ini penting dilakukan untuk memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai kontribusi lingkungan keluarga dalam meningkatkan kemampuan bahasa anak sejak usia dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional untuk mengetahui hubungan antara variabel lingkungan literasi keluarga dan kemampuan bahasa anak usia dini. Data dikumpulkan melalui penyebaran angket kepada orang tua guna mengukur kondisi lingkungan literasi keluarga, serta observasi dan penilaian kemampuan bahasa anak berdasarkan indikator perkembangan bahasa yang sesuai dengan tahap usianya. Subjek penelitian terdiri atas anak usia dini yang berada pada lembaga pendidikan anak usia dini beserta orang tua mereka. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik statistik korelasi untuk mengetahui tingkat hubungan antara kedua variabel penelitian. Melalui metode tersebut diharapkan dapat diperoleh gambaran yang objektif mengenai pengaruh lingkungan literasi keluarga terhadap perkembangan kemampuan bahasa anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara lingkungan literasi keluarga dengan kemampuan bahasa anak usia dini. Anak yang tumbuh dalam lingkungan keluarga yang menyediakan bahan bacaan, membiasakan kegiatan membaca bersama, serta memiliki intensitas komunikasi yang baik cenderung menunjukkan kemampuan bahasa yang lebih tinggi dibandingkan anak yang kurang mendapatkan stimulasi literasi di rumah. Temuan ini mengindikasikan bahwa kualitas lingkungan literasi keluarga berkontribusi terhadap peningkatan kemampuan berbahasa anak, baik dalam aspek kosakata, pemahaman bahasa, maupun kemampuan berkomunikasi. Dengan demikian, keterlibatan aktif orang tua dalam menciptakan budaya literasi di rumah menjadi faktor penting yang perlu diperhatikan guna mendukung perkembangan bahasa anak secara optimal sejak usia dini.