Alya Angelin
Ilmu Hadis, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peran Pesantren dalam Pendidikan Keagamaan di Indonesia Alya Angelin; Asmiranda Putri; Maulia Apriani Panjaitan; Miftahul Jannah; Nazhimatul Fadhiyah; Nazwa Putri Rahmadani; Nazwa Ramadhani; Rizka Aziz; Shella Maulidya; Syagita Arisa Nasution
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40775

Abstract

Pesantren merupakan salah satu lembaga pendidikan Islam yang memiliki kedudukan penting dalam perkembangan pendidikan keagamaan di Indonesia. Keberadaan pesantren tidak hanya menjadi tempat belajar ilmu agama, tetapi juga berfungsi sebagai sarana pembentukan karakter, pembinaan moral, serta penanaman nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari. Seiring dengan perkembangan zaman, pesantren terus menunjukkan eksistensinya dengan beradaptasi terhadap berbagai perubahan sosial, budaya, dan teknologi tanpa meninggalkan prinsip-prinsip dasar pendidikan Islam yang menjadi ciri khasnya. Oleh karena itu, pesantren memiliki peran yang sangat besar dalam mencetak generasi yang berilmu, berakhlak, dan mampu menghadapi tantangan kehidupan modern. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran pesantren dalam pendidikan keagamaan di Indonesia serta melihat kontribusinya dalam membangun masyarakat yang religius dan berkarakter. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan memanfaatkan berbagai sumber tertulis, seperti buku, jurnal ilmiah, artikel, dan dokumen yang berkaitan dengan pendidikan pesantren. Data yang diperoleh kemudian dianalisis untuk memahami fungsi dan kontribusi pesantren dalam sistem pendidikan nasional. Hasil kajian menunjukkan bahwa pesantren berperan penting dalam menanamkan pemahaman agama Islam melalui pengajaran Al-Qur’an, hadis, fikih, akidah, dan akhlak. Selain memberikan pendidikan keagamaan, pesantren juga membentuk sikap disiplin, kemandirian, tanggung jawab, serta kepedulian sosial pada para santri. Di tengah perkembangan era digital, banyak pesantren yang mulai mengintegrasikan ilmu pengetahuan umum dan teknologi ke dalam kurikulumnya sehingga mampu menghasilkan lulusan yang tidak hanya memiliki pemahaman agama yang kuat, tetapi juga kompetensi yang dibutuhkan dalam kehidupan modern. Selain itu, pesantren turut berperan dalam memperkuat nilai moderasi beragama, toleransi, dan persatuan di tengah masyarakat yang majemuk. Berdasarkan hasil kajian tersebut, dapat disimpulkan bahwa pesantren merupakan lembaga pendidikan yang memiliki kontribusi besar dalam pengembangan pendidikan keagamaan di Indonesia. Perannya yang tidak hanya berfokus pada aspek keilmuan agama, tetapi juga pembentukan karakter dan kehidupan sosial, menjadikan pesantren tetap relevan dan dibutuhkan dalam menghadapi berbagai tantangan zaman.