Ni Komang Yuniastri Suantari
Bimbingan dan Konseling, Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan antara Self-Regulation dengan Prokrastinasi Akademik Pada SMA Negeri 1 Mengwi Tahun 2026 Ni Komang Yuniastri Suantari; I Wayan Susanta; I Wayan Juliawan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.41094

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self-regulation dengan prokrastinasi akademik pada siswa SMA Negeri 1 Mengwi Tahun 2026. self-regulation merupakan kemampuan individu dalam mengatur pikiran, emosi, dan perilaku untuk mencapai tujuan belajar, sedangkan prokrastinasi akademik adalah perilaku menunda penyelesaian tugas akademik secara sengaja maupun tidak sengaja. Rendahnya self-regulation diduga menjadi salah satu faktor yang memengaruhi tingginya prokrastinasi akademik pada siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Populasi penelitian berjumlah 1.358 siswa, dengan sampel sebanyak 300 siswa yang ditentukan menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner skala Likert untuk variabel self-regulation dan prokrastinasi akademik. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas, uji linearitas, dan uji korelasi product moment dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif yang signifikan antara self-regulation dengan prokrastinasi akademik pada siswa SMA Negeri 1 Mengwi Tahun 2026, dengan nilai koefisien korelasi sebesar -0,677 dan signifikansi <0,001 < 0,05. Hal ini berarti semakin tinggi self-regulation siswa, maka semakin rendah tingkat prokrastinasi akademiknya. Sebaliknya, semakin rendah self-regulation siswa, maka semakin tinggi tingkat prokrastinasi akademiknya. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, disarankan kepada siswa agar meningkatkan kemampuan self-regulation dalam mengatur waktu, memotivasi diri, dan mengendalikan perilaku belajar. Guru BK juga diharapkan dapat memberikan layanan bimbingan yang mendukung pengembangan self-regulation siswa guna meminimalkan perilaku prokrastinasi akademik.