Abstract: A conducive learning environment plays a crucial role in supporting effective learning. However, academic burnout remains a significant challenge that negatively affects students' motivation and engagement. Previous studies have primarily examined classroom management from a general perspective, while research specifically investigating the relationship between classroom innovation management and academic burnout remains limited. Therefore, this study aims to analyze the implementation of classroom innovation management in helping students overcome academic burnout in chemistry learning. This study was conducted with chemistry teachers and students at SMA Negeri 2 Sungai Penuh using a qualitative phenomenological approach. Data were collected through observations, in-depth interviews, and document analysis, while data credibility was ensured through source triangulation. The findings revealed that teachers effectively implemented classroom innovation management by designing diverse instructional strategies, employing various teaching methods, integrating digital learning media, fostering positive social interactions, and utilizing technology-based assessment and motivational approaches. These strategies enhanced students' engagement, interest, and learning motivation, thereby reducing academic burnout in chemistry learning. The study concludes that classroom innovation management serves as an effective and adaptive instructional strategy for creating a positive learning environment and mitigating students' academic burnout, particularly in chemistry education. Keywords: classroom innovation management; academic burnout; chemistry learning. Abstrak: Lingkungan belajar yang kondusif memiliki peran penting dalam mendukung keberhasilan pembelajaran. Namun, kejenuhan akademik masih menjadi salah satu hambatan yang berdampak pada rendahnya motivasi dan keterlibatan siswa. Penelitian sebelumnya cenderung membahas manajemen kelas secara umum, sementara kajian yang secara spesifik mengaitkan manajemen inovasi kelas dengan kejenuhan akademik masih terbatas. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan manajemen inovasi kelas dalam membantu siswa mengatasi kejenuhan akademik pada pembelajaran kimia. Penelitian ini dilakukan pada siswa dan guru kimia di SMA Negeri 2 Sungai Penuh dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis fenomenologi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru mampu menerapkan manajemen inovasi kelas melalui perencanaan pembelajaran yang variatif, penggunaan metode yang beragam, integrasi media digital, pengelolaan interaksi sosial, serta pemberian motivasi dan evaluasi berbasis teknologi. Strategi tersebut terbukti meningkatkan keterlibatan, minat, dan motivasi belajar siswa, sehingga membantu mengurangi kejenuhan akademik dalam pembelajaran kimia. Penelitian ini menyimpulkan bahwa manajemen inovasi kelas berperan penting sebagai strategi pembelajaran yang adaptif dalam menciptakan lingkungan belajar yang positif dan efektif dalam mengatasi kejenuhan akademik siswa. Kata kunci: manajemen inovasi kelas; kejenuhan akademik; pembelajaran kimia