Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen kesiswaan dalam pengelolaan ekstrakurikuler YouTube Content Creator serta kontribusinya terhadap pengembangan publikasi digital Islami di SMK Swadaya Semarang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis studi kasus. Subjek penelitian meliputi wakil kepala sekolah bidang kesiswaan, pembina ekstrakurikuler, serta siswa anggota kegiatan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan uji keabsahan melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen ekstrakurikuler telah menerapkan fungsi manajemen pendidikan yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi secara sistematis. Program dirancang berbasis capaian pembelajaran dan pembagian tugas sesuai minat serta kompetensi siswa. Proses produksi konten dilakukan melalui tahapan terstruktur mulai dari perencanaan ide hingga publikasi dan evaluasi. Pengawasan dilakukan tidak hanya pada aspek teknis, tetapi juga pada integrasi nilai-nilai Islami dalam konten digital. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan literasi digital, kreativitas, kepercayaan diri, prestasi siswa, serta penguatan citra sekolah di era digital. Meskipun demikian, masih terdapat kendala pada aspek kedisiplinan dan komitmen anggota sehingga diperlukan evaluasi berkelanjutan.Penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrakurikuler berbasis content creator dapat menjadi model inovatif manajemen kesiswaan dalam mengembangkan publikasi digital Islami yang profesional, edukatif, dan berkarakter di lingkungan sekolah kejuruan. Kata kunci: manajemen kesiswaan, ekstrakurikuler, content creator, publikasi digital Islami, literasi digital.