This Author published in this journals
All Journal IPSSJ
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH ALGORITMA FYP TIKTOK TERHADAP FOMO DAN KESEHATAN PSIKOLOGIS GENERASI Z Dudi Rahadian; Amalia Azmi Sitorus
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 3 No. 06 Juni (2026): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah cara komunikasi sosial Generasi Z, yang tumbuh berdampingan dengan media sosial berbasis algoritma. TikTok menjadi salah satu platform dominan dengan algoritma For You Page (FYP) yang mempersonalisasi konten berdasarkan minat, interaksi, dan perilaku pengguna. Paparan konten yang relevan dan berulang mendorong pengguna untuk melakukan scrolling panjang, binge-watch, dan interaksi digital yang intens. Fenomena ini mengubah pola interaksi sosial digital, di mana pengguna tidak hanya mengikuti konten, tetapi juga menilai dan menanggapi aktivitas sosial teman sebaya maupun influencer melalui like, komentar, dan shares. Penelitian ini meneliti pengaruh algoritma FYP TikTok terhadap Fear of Missing Out (FOMO) dan kesehatan psikologis Generasi Z di Indonesia. Kajian ini menggunakan teori Sosial Kognitif Bandura untuk menjelaskan proses belajar melalui observasi dan peniruan perilaku digital, teori Perbandingan Sosial Festinger untuk menafsirkan evaluasi diri melalui perbandingan dengan influencer dan teman sebaya, serta teori Uses and Gratifications Blumler & Katz untuk memahami motivasi penggunaan TikTok dalam memenuhi kebutuhan hiburan, sosial, identitas, dan informasi. Penelitian menggunakan metode kuantitatif berbasis survei dengan 100 responden, dianalisis melalui Structural Equation Modeling dengan Partial Least Squares (SEM PLS), sehingga hubungan antarvariabel dapat diuji secara empiris dan sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma FYP signifikan meningkatkan intensitas penggunaan TikTok (path coefficient = 0,65; t = 4,12; p < 0,05). Intensitas penggunaan ini mendorong munculnya FOMO (path coefficient = 0,62), diperkuat oleh perbandingan sosial dengan influencer dan teman sebaya (path coefficient = 0,58). FOMO kemudian berpengaruh negatif terhadap kesehatan psikologis, termasuk tingkat stres, kecemasan, gangguan emosi, dan gangguan tidur (skor rata-rata 3,5). Temuan ini menegaskan jalur kausal algoritma FYP → intensitas penggunaan → FOMO → kesehatan psikologis, yang menggambarkan mekanisme nyata bagaimana desain platform digital memengaruhi perilaku, emosi, dan kesejahteraan mental Generasi Z. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis dan praktis. Secara teoritis, penelitian memperkuat kajian komunikasi digital dan psikologi media dengan menegaskan peran algoritma dalam membentuk perilaku dan evaluasi diri pengguna. Secara praktis, temuan ini dapat digunakan untuk merancang intervensi kesehatan mental, program literasi digital, serta strategi penggunaan media sosial yang sehat bagi Generasi Z. Selain itu, platform digital dan pendidik dapat memanfaatkan hasil penelitian ini untuk mengembangkan algoritma dan kebijakan yang mempertimbangkan kesejahteraan psikologis pengguna muda, sehingga mendukung penggunaan TikTok secara kritis, seimbang, dan aman.