Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada Pemerintah Kabupaten Maros. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian eksplanatori untuk menguji pengaruh kebijakan pajak daerah, tingkat kepatuhan wajib pajak, kualitas pelayanan publik, kondisi ekonomi daerah, infrastruktur pendukung, dan kapasitas sumber daya manusia terhadap Pendapatan Asli Daerah. Populasi penelitian terdiri atas aparatur pemerintah daerah dan pihak-pihak yang terkait dengan pengelolaan Pendapatan Asli Daerah di Kabupaten Maros, dengan sampel yang ditentukan menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert lima poin yang didukung oleh data sekunder dari dokumen resmi pemerintah daerah. Analisis data dilakukan menggunakan analisis regresi linear berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan pajak daerah, tingkat kepatuhan wajib pajak, kualitas pelayanan publik, dan infrastruktur pendukung berpengaruh positif dan signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah. Sebaliknya, kondisi ekonomi daerah berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah, sedangkan kapasitas sumber daya manusia tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Temuan tersebut mengindikasikan bahwa peningkatan efektivitas kebijakan perpajakan, kepatuhan wajib pajak, kualitas pelayanan publik, dan pembangunan infrastruktur merupakan faktor utama dalam meningkatkan kinerja penerimaan Pendapatan Asli Daerah. Implikasi penelitian memberikan rekomendasi kepada Pemerintah Kabupaten Maros untuk memperkuat reformasi administrasi perpajakan daerah, meningkatkan kualitas pelayanan publik, mengoptimalkan pembangunan infrastruktur pendukung, serta memperkuat kapasitas kelembagaan guna mewujudkan kemandirian fiskal daerah yang berkelanjutan. This study aims to examine the factors affecting Regional Original Revenue (PAD) in the Maros Regency Government. The study employed a quantitative approach using an explanatory research design to investigate the influence of regional tax policy, taxpayer compliance, public service quality, regional economic conditions, supporting infrastructure, and human resource capacity on Regional Original Revenue. The population consisted of local government officials and stakeholders involved in regional revenue management, with respondents selected using a purposive sampling technique. Data were collected through a five-point Likert-scale questionnaire, supported by secondary data obtained from official local government documents. Data were analyzed using multiple linear regression analysis with the assistance of SPSS software. The findings reveal that regional tax policy, taxpayer compliance, public service quality, and supporting infrastructure have positive and significant effects on Regional Original Revenue. In contrast, regional economic conditions have a negative and significant effect on Regional Original Revenue, while human resource capacity does not have a significant effect. These findings indicate that improving tax policy implementation, strengthening taxpayer compliance, enhancing public service quality, and expanding supporting infrastructure are key factors in increasing Regional Original Revenue. The study recommends that the Maros Regency Government strengthen local tax administration reforms, improve public service quality, optimize infrastructure development, and enhance institutional capacity to achieve sustainable regional fiscal independence.