Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

KERANGKA PEMIKIRAN WARGA NEGARA FACTOR EKONOMI STUDI KASUS : PENGEMBANGAN SISTEM PEMBAYARAN DIGITAL QRIS DALAM MASYARAKAT Adit Bagas Kurniawan; Rizky Fitrah Ramadhony; Wifsdsnu Arif Nuryansyah; Sugiyono Sugiyono; Verdi Yasin
Publikasi Pengabdian Masyarakat Komputer dan Teknologi (PUNDIMASKOT) Vol. 5 No. 1 (2026): PKM-PUNDIMASKOT (Juni 2026)
Publisher : Yayasan Bina Internusa Mabarindo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63893/pundimaskot.v5i1.347

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor pemikiran ekonomi yang melandasi pengembangan dan adopsi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di masyarakat. Di era digitalisasi, transisi menuju cashless society menjadi fokus utama untuk meningkatkan efisiensi ekonomi. Metode yang digunakan dalam studi ini adalah pendekatan kualitatif dengan tinjauan literatur sistematis menggunakan kerangka kerja model Waterfall. Hasil analisis menunjukkan bahwa efisiensi biaya transaksi dan inklusi keuangan merupakan pendorong utama, namun masih terdapat tantangan dalam literasi digital. Penelitian ini memberikan gambaran strategis bagi pengembangan sistem pembayaran masa depan.
KERANGKA PEMIKIRAN WARGA NEGARA FACTOR EKONOMI STUDI KASUS : ANALISIS EKONOMI MAKRO DAN MIKRO DALAM MENDORONG PERTUMBUHAN EKONOMI BERKELANJUTAN DI INDONESIA Muhammad Zhafif Al Fatchi; Mezzaluna Adzahra; Manuel Rizal Sanuari; Sugiyono Sugiyono; Verdi Yasin
Publikasi Pengabdian Masyarakat Komputer dan Teknologi (PUNDIMASKOT) Vol. 5 No. 1 (2026): PKM-PUNDIMASKOT (Juni 2026)
Publisher : Yayasan Bina Internusa Mabarindo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63893/pundimaskot.v5i1.348

Abstract

Studi kasus ini mengkaji kerangka pemikiran faktor ekonomi makro dan mikro yang memengaruhi pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di Indonesia. Indonesia menghadapi dinamika perekonomian yang kompleks, meliputi fluktuasi inflasi, perubahan suku bunga, volatilitas nilai tukar rupiah, serta pergeseran kebijakan fiskal dan moneter. Di sisi mikro, daya saing UMKM, perilaku konsumen, dan struktur pasar tenaga kerja turut membentuk lanskap ekonomi nasional secara menyeluruh. studi ini menyusun sintesis mengenai hubungan antarvariabel ekonomi secara sistematis. Temuan menunjukkan bahwa inflasi dan nilai tukar merupakan variabel dominan yang memengaruhi investasi dan pertumbuhan PDB, sementara kebijakan fiskal ekspansif terbukti efektif dalam menstabilkan perekonomian saat menghadapi guncangan eksternal. Selain itu, akses modal dan digitalisasi menjadi pendorong utama peningkatan daya saing UMKM. Perdagangan internasional dan investasi asing memberikan kontribusi signifikan melalui penciptaan lapangan kerja dan transfer teknologi
KERANGKA PEMIKIRAN WARGA NEGARA FACTOR EKONOMI STUDI KASUS : PENGARUH INFLASI TERHADAP MASYARAKAT Teguh Prianto; Haikal Munawir; Alfathir Ibnu Lianzah; Sugiyono Sugiyono; Verdi Yasin
Publikasi Pengabdian Masyarakat Komputer dan Teknologi (PUNDIMASKOT) Vol. 5 No. 1 (2026): PKM-PUNDIMASKOT (Juni 2026)
Publisher : Yayasan Bina Internusa Mabarindo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63893/pundimaskot.v5i1.349

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh inflasi terhadap kondisi ekonomi masyarakat. Inflasi didefinisikan sebagai fenomena kenaikan harga barang dan jasa secara umum dan terus-menerus yang berdampak pada penurunan nilai mata uang. Melalui tinjauan pustaka, ditemukan bahwa inflasi dipicu oleh berbagai faktor seperti peningkatan permintaan, kenaikan biaya produksi, dan kebijakan pemerintah. Dampak nyata yang dirasakan masyarakat meliputi penurunan daya beli, peningkatan biaya hidup, hingga potensi bertambahnya angka kemiskinan. Penelitian ini memberikan gambaran komprehensif mengenai hubungan antara variabel ekonomi makro dengan kesejahteraan rumah tangga melalui kerangka pemikiran faktor ekonomi.
KERANGKA PEMIKIRAN WARGA NEGARA FACTOR EKONOMI STUDI KASUS : PENGARUH KENAIKAN HARGA BAHAN POKOK TERHADAP DAYA BELI MASYARAKAT DI ERA MODERN Rian Arya Dwi Pangestu; Raynard Jonathan; Ikhsan Triputra Aditya; Sugiyono Sugiyono; Verdi Yasin
Publikasi Pengabdian Masyarakat Komputer dan Teknologi (PUNDIMASKOT) Vol. 5 No. 1 (2026): PKM-PUNDIMASKOT (Juni 2026)
Publisher : Yayasan Bina Internusa Mabarindo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63893/pundimaskot.v5i1.350

Abstract

Kenaikan harga bahan pokok merupakan fenomena ekonomi yang sering terjadi dan memberikan dampak signifikan terhadap kehidupan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kenaikan harga bahan pokok terhadap daya beli masyarakat di era modern. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan mengkaji berbagai jurnal terkait inflasi, konsumsi masyarakat, serta kebijakan pemerintah. Dan Hasil penelitian menunjukkan bahwa kenaikan harga bahan pokok berdampak langsung pada menurunnya daya beli masyarakat, khususnya pada kelompok ekonomi menengah ke bawah. Selain itu, terjadi perubahan pola konsumsi masyarakat yang cenderung mengurangi kebutuhan sekunder bahkan primer. Upaya yang dilakukan masyarakat antara lain penghematan, pengalihan konsumsi, serta mencari alternatif sumber pendapatan. Dengan kesimpulannya, diperlukan peran aktif pemerintah melalui kebijakan stabilisasi harga serta peningkatan kesejahteraan masyarakat guna menjaga daya beli tetap stabil.