Muhammad Yasin Husaini
STAI Riyadul Ulum Condong, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Internalisasi Nilai-Nilai Kurikulum Cinta melalui Kegiatan Menulis sebagai Pendekatan Pendidikan Karakter dalam Perspektif Pendidikan Islam: Sebuah Kajian Konseptual Ilham Alsi; Muhammad Yasin Husaini; Rahmat Mulya Nugraha
Ulumuddin: Journal of islamics Study Vol. 2 No. 1 (2026): Ulumuddin: Journal of islamics Study
Publisher : STAI Darussalam Kunir

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62824/bc614s39

Abstract

Kurikulum Cinta yang diperkenalkan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia hadir sebagai paradigma pendidikan yang menekankan penguatan nilai-nilai cinta kepada Tuhan, sesama manusia, lingkungan, bangsa, dan ilmu pengetahuan. Meskipun demikian, kajian mengenai strategi pedagogis untuk menginternalisasikan nilai-nilai tersebut masih relatif terbatas. Selama ini, kegiatan menulis lebih sering dipandang sebagai keterampilan akademik yang berorientasi pada pengembangan kemampuan literasi, sementara potensinya sebagai sarana internalisasi nilai dalam pendidikan Islam belum banyak mendapat perhatian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara konseptual peran kegiatan menulis sebagai sarana internalisasi nilai-nilai Kurikulum Cinta dalam perspektif pendidikan Islam. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kajian pustaka (library research) melalui analisis terhadap literatur yang berkaitan dengan Kurikulum Cinta, pendidikan karakter Islam, internalisasi nilai, dan teori menulis reflektif. Hasil kajian menunjukkan bahwa kegiatan menulis memiliki potensi yang signifikan sebagai media internalisasi nilai karena melibatkan proses refleksi, kontemplasi, konstruksi makna, dan kesadaran diri yang memungkinkan peserta didik menghubungkan nilai-nilai yang dipelajari dengan pengalaman hidupnya. Nilai-nilai Kurikulum Cinta dapat diinternalisasikan melalui berbagai bentuk kegiatan menulis reflektif yang mendorong peserta didik untuk memahami, menghayati, dan mengamalkan nilai-nilai tersebut secara berkelanjutan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kegiatan menulis tidak hanya berfungsi sebagai aktivitas literasi, tetapi juga sebagai instrumen pendidikan karakter dalam pendidikan Islam. Implikasi penelitian ini adalah perlunya pengembangan desain pembelajaran yang mengintegrasikan kegiatan menulis reflektif sebagai strategi implementasi Kurikulum Cinta pada berbagai jenjang pendidikan.