Faridah
IPCLN Mayapada Hospital Bogor, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Pelatihan terhadap Peningkatan Kepatuhan Implementasi Bundle HAIs pada IPCLN, PJ Shift, Preceptor, dan PSQO Mayapada Hospital Bogor Yusmaidalena; Rizky Rachmatullah; Ari Sunari; Faridah
Jurnal Keperawatan Nusantara Vol 2 No 1 (2026): Juni
Publisher : Sabda Abadi Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Healthcare Associated Infections (HAIs) masih menjadi tantangan utama dalam keselamatan pasien dan mutu pelayanan kesehatan. Rendahnya kepatuhan tenaga kesehatan, terhadap implementasi bundle pencegahan infeksi berkontribusi terhadap meningkatnya resiko terjadinya HAIs. Pelatihan bundle HAIs merupakan salah satu strategi yang dapat meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kepatuhan tenaga kesehatan dalam menerapkan tindakan pencegahan infeksi sesuai standar.Tujuan:Menganalisis pengaruh pelatihan Bundle Healthcare Associated Infections (HAIs) terhadap peningkatan kepatuhan implementasi bundle HAIs pada Infection Prevention and Control Link Nurse (IPCLN), Penanggung Jawab (PJ) Shift, Preceptor, dan Patient Safety and Quality Officer (PSQO) di Mayapada Hospital Bogor. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi experimental dengan pendekatan one group pretest posttest design. Sampel penelitian berjumlah 47 responden yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Intervensi berupa pelatihan bundle HAIs yang dilaksanakan melalui ceramah interaktif, diskusi kasus, demonstrasi, dan simulasi praktik. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi checklist kepatuhan bundle HAIs berdasarkan standar Infection Prevention and Control (IPC). Analisis data dilakukan menggunakan uji Shapiro Wilk untuk uji normalitas dan paired t-test untuk menguji pengaruh pelatihan dengan tingkat signifikansi p<0.05. Hasil: Hasil uji normalitas menunjukkan seluruh variabel berdistribusi normal (p>0.05). Setelah pelatihan, rata-rata kepatuhan implementasi Bundle HAIs mencapai 92.2±4.68 dengan nilai p=0.001. Kepatuhan tertinggi ditemukan pada Bundle Care Infeksi Saluran Kemih (CAUTI) sebesar 97.2±4.55 (p=0.013), sedangkan kepatuhan terendah pada Bundle Care Ventilator Associated Pneumonia (VAP) sebesar 88.2±4.99 (p=0.027). Seluruh indikator menunjukkan peningkatan kepatuhan yang signifikan setelah pelatihan. Kesimpulan: Pelatihan Bundle HAIs berpengaruh signifikan dalam meningkatkan kepatuhan implementasi bundle pencegahan HAIs pada IPCLN, PJ Shift, Preseptor, dan PSQO di Mayapada Hospital Bogor. Pelatihan yang terstruktur dapat menjadi strategi efektif dalam memperkuat budaya keselamatan pasien, meningkatkan kualitas pelayanan keperawatan, serta mendukung program pencegahan dan pengendalian infeksi di rumah sakit.