Latar Belakang: Keberhasilan persalinan merupakan salah satu indikator penting dalam pelayanan maternitas karena berkaitan dengan keselamatan ibu dan bayi. Penggunaan gymball sebagai intervensi non farmakologis diketahui dapat membantu kemajuan persalinan melalui peningkatan mobilitas panggul, optimalisasi posisi janin, dan dukungan terhadap proses persalinan fisiologis. Namun, bukti mengenai pengaruh gymball terhadap keberhasilan persalinan secara komprehensif masih terbatas. Tujuan: Menganalisis pengaruh penggunaan gymball terhadap keberhasilan persalinan pada ibu bersalin di Mayapada Hospital Bogor. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi experimental dengan pendekatan one group pretest posttest design. Penelitian dilakukan pada Januari–Juni 2026 dengan melibatkan 50 ibu bersalin yang dipilih menggunakan teknik consecutive sampling. Seluruh responden mendapatkan intervensi gymball selama kala I fase aktif persalinan. Pengumpulan data dilakukan menggunakan lembar karakteristik responden, partograf untuk memantau kemajuan persalinan, dan lembar observasi keberhasilan persalinan. Analisis univariat digunakan untuk mendeskripsikan karakteristik responden. Uji normalitas dilakukan menggunakan Shapiro-Wilk dan analisis bivariat menggunakan Paired t-test dengan tingkat signifikansi 0.05. Hasil: Sebagian besar responden berusia <35 tahun (88.0%), primigravida dan multigravida masing-masing 50.0%, serta menggunakan gymball pada fase aktif persalinan (98.0%). Rerata skor keberhasilan persalinan meningkat dari 6.24 ± 1.18 sebelum intervensi menjadi 8.72 ± 0.96 setelah intervensi. Hasil Paired t-test menunjukkan terdapat pengaruh signifikan penggunaan gymball terhadap keberhasilan persalinan dengan nilai p < 0.001.Kesimpulan: Penggunaan gymball terbukti meningkatkan keberhasilan persalinan pada ibu bersalin. Gymball dapat direkomendasikan sebagai intervensi non farmakologis yang aman, mudah diterapkan, dan mendukung peningkatan kualitas asuhan keperawatan maternitas.