Petrus Setya Murdapa
Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemodelan System Dynamics Untuk Adopsi Teknologi Wearable Berbasis Dinamika Perilaku dan Konstruk TAM Didik Joko Pitoyo; Petrus Setya Murdapa; Chatarina Dian Indrawati; Theresia Liris Windyaningrum
JUSTER : Jurnal Sains dan Terapan Vol. 4 No. 3 (2025): JUSTER: Jurnal Sains dan Terapan
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/juster.v4i3.2239

Abstract

Penelitian ini menunjukkan bahwa struktur model System Dynamics yang dibangun mampu mendeskripsikan mekanisme dasar adopsi wearable sebagaimana dikonstruksikan melalui interaksi promosi, perceived usefulness, word-of-mouth, dan social influence. Dengan menggunakan data ilustratif, simulasi memperlihatkan bahwa intensitas promosi dan peningkatan persepsi manfaat menghasilkan akselerasi adopsi pada fase awal, sementara WOM dan social influence yang lebih kuat mendorong pertumbuhan yang lebih bertahap dan menyerupai pola S-curve. Perilaku tersebut mencerminkan konsekuensi logis dari struktur loop penguatan dan penyeimbang yang dibangun di dalam model, sehingga lebih menekankan validitas konseptual daripada representasi empiris.Temuan-temuan yang dihasilkan bersifat eksploratif karena parameter dan data yang digunakan hanyalah contoh kasus. Oleh karena itu, hasil simulasi belum dapat diinterpretasikan sebagai gambaran kondisi populasi pengguna wearable yang sesungguhnya. Meski demikian, model ini menyediakan kerangka awal yang dapat digunakan untuk menguji berbagai intervensi promosi, penguatan jaringan sosial, dan strategi peningkatan persepsi manfaat dalam konteks adopsi teknologi digital.Untuk memperoleh rekomendasi kebijakan yang lebih definitif, penelitian selanjutnya perlu menggunakan data empiris, melakukan kalibrasi parameter secara sistematis, serta menambahkan mekanisme perilaku lain yang relevan. Dengan demikian, model dapat berkembang dari kerangka konseptual menjadi alat analisis kebijakan yang lebih representatif terhadap dinamika adopsi teknologi di lapangan.