Resin akrilik merupakan bahan banyak digunakan sebagai basis gigi tiruan, baik dalam bentuk resin akrilik polimerisasi panas maupun resin akrilik pencetakan tiga dimensi (3D printed). Kekasaran permukaan menjadi sifat penting karena berhubungan dengan retensi plak, perubahan warna, dan kenyamanan pemakaian. Tea Tree Oil (TTO) memiliki sifat antimikroba yang berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan pembersih gigi tiruan, namun pengaruhnya terhadap kekasaran permukaan resin akrilik dievaluasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh perendaman TTO terhadap kekasaran permukaan resin akrilik polimerisasi panas dan resin akrilik 3D printed. Penelitian menggunakan metode eksperimental laboratoris dengan rancangan post-test only control group design. Sampel terdiri atas resin akrilik polimerisasi panas dan resin akrilik 3D printed yang direndam dalam larutan TTO. Pengukuran kekasaran permukaan dilakukan menggunakan profilometer sebelum dan sesudah perlakuan, kemudian data dianalisis secara statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perendaman TTO meningkatkan kekasaran permukaan pada kedua jenis resin akrilik. Akan tetapi, perbedaan konsentrasi TTO tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap nilai kekasaran permukaan. Selain itu, tidak ditemukan perbedaan bermakna antara resin akrilik polimerisasi panas dan resin akrilik 3D printed. Dengan demikian, TTO memengaruhi kekasaran permukaan resin akrilik, namun efek yang ditimbulkan sama pada kedua jenis bahan sehingga penggunaannya sebagai pembersih gigi tiruan memerlukan pertimbangan terhadap perubahan sifat permukaan material.