Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Program Edukasi untuk Meningkatkan Perawatan Gigi dan Mulut pada Lansia di Panti Tresna Werdha Lies Elina P; Desi Andriyani; Erni Gultom
ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/abdiunisap.v3i2.460

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran lansia di Panti Werdha Natar Lampung Selatan mengenai perawatan kesehatan gigi dan mulut melalui edukasi terstruktur dan demonstrasi teknik yang sesuai dengan kebutuhan kelompok usia lanjut. Metode pelaksanaan mencakup koordinasi dengan mitra, pemeriksaan kondisi awal rongga mulut, penyampaian materi melalui ceramah interaktif, pemutaran video edukatif, serta demonstrasi penggunaan sikat gigi dan perawatan gigi tiruan menggunakan phantom. Efektivitas kegiatan dinilai melalui pre-test dan post-test yang diberikan kepada 80 lansia, serta observasi terhadap kemampuan mereka mempraktikkan teknik yang diajarkan. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan sebesar 15,7% setelah penyuluhan, disertai perubahan perilaku awal yang terlihat dari meningkatnya ketepatan teknik menyikat gigi dan pemahaman mengenai perawatan gigi palsu. Lansia juga menunjukkan partisipasi aktif selama kegiatan, sedangkan pengurus panti terlibat sebagai pendamping dalam membentuk kebiasaan baru. Kesimpulannya, program edukasi yang mengombinasikan pendekatan visual, praktik langsung, dan komunikasi interpersonal terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan serta mendorong perubahan perilaku kesehatan gigi dan mulut pada lansia. Kegiatan ini direkomendasikan untuk dilanjutkan dengan pemantauan rutin dan penguatan peran pengasuh dalam pendampingan perilaku hidup bersih dan sehat.
Peningkatan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat melalui Penyuluhan bagi Siswa Panti Kasih Nusantara Bandarlampung Erni Gultom; Lies Elina Prasetiowati; Desi Andriyani
ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/abdiunisap.v3i2.461

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada siswa Panti Kasih Nusantara Bandar Lampung melalui penyuluhan dan pelatihan kesehatan. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, demonstrasi praktik, diskusi, serta evaluasi pre-test dan post-test untuk melihat peningkatan pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan terhadap kemampuan peserta dalam memahami dan menerapkan PHBS, terutama dalam praktik mencuci tangan dan menjaga kebersihan lingkungan. Peserta menunjukkan antusiasme selama pelaksanaan kegiatan dan mampu mengulang kembali langkah-langkah perilaku sehat yang diajarkan. Selain itu, terdapat perubahan perilaku ke arah lebih proaktif dan kolaboratif dalam menjaga kebersihan diri dan lingkungan panti. Kesimpulannya, pendekatan edukatif berbasis praktik langsung terbukti efektif dalam menumbuhkan kesadaran hidup sehat secara mandiri dan berkelanjutan. Kegiatan ini direkomendasikan untuk dilanjutkan secara periodik dengan penguatan fasilitas sanitasi dan pengembangan materi edukasi kesehatan lainnya.
Edukasi Dampak Merokok terhadap Kesehatan Gigi dan Mulut pada Anak Binaan LPKA Kelas II Pesawaran Lampung Lies Elina P; Erni Gultom; Desi Andriyani
ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/abdiunisap.v4i1.652

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran anak binaan LPKA Kelas II Pesawaran Lampung mengenai dampak merokok terhadap kesehatan gigi dan mulut. Kegiatan dilaksanakan pada Selasa, 14 Oktober 2025 melalui pendekatan promosi kesehatan dengan metode edukasi partisipatif, penyuluhan interaktif, diskusi, evaluasi pengetahuan pra-pasca penyuluhan, dan pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut. Materi edukasi mencakup zat berbahaya dalam rokok, dampak merokok terhadap perubahan warna gigi, bau mulut, plak, karang gigi, gangguan gusi, jaringan periodontal, saliva, serta cara menjaga kebersihan gigi dan mulut. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta setelah penyuluhan. Peserta dengan kategori pengetahuan baik meningkat dari 10% menjadi 75%, kategori cukup berubah dari 15% menjadi 25%, sedangkan kategori kurang menurun dari 75% menjadi 0%. Pemeriksaan gigi dan mulut turut memperkuat pemahaman peserta karena materi edukasi dapat dikaitkan dengan kondisi rongga mulut mereka. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi partisipatif yang dipadukan dengan pemeriksaan gigi sederhana efektif sebagai strategi promotif dan preventif dalam pembinaan kesehatan anak binaan.
Upaya Pencegahan Masalah Gigi dan Mulut melalui Edukasi dan Pemeriksaan Gigi pada Anak Usia Dini Desi Andriyani; Lies Elina P
ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/abdiunisap.v4i1.653

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan keterampilan anak usia dini dalam merawat kesehatan gigi dan mulut serta memperoleh gambaran status karies siswa TK Al-Kautsar Bandar Lampung. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tahap persiapan dilakukan melalui koordinasi dengan sekolah dan penyiapan media dental kit. Tahap pelaksanaan mencakup penyuluhan, demonstrasi menggunakan model gigi, praktik sikat gigi bersama, dan pemeriksaan sederhana terhadap status karies serta indeks def-t. Sasaran kegiatan adalah sekitar 164 siswa dengan pendampingan guru kelas. Evaluasi dilakukan secara deskriptif berdasarkan keterlaksanaan kegiatan, keterlibatan siswa dan guru, kemampuan siswa mengikuti praktik, serta data hasil pemeriksaan. Hasil kegiatan menunjukkan siswa antusias mengikuti edukasi dan praktik menyikat gigi. Pemeriksaan menemukan 71,53% siswa mengalami karies dan 28,79% bebas karies, dengan rata-rata indeks def-t 4,03 yang termasuk kategori sedang. Temuan ini menunjukkan bahwa masalah karies masih menjadi persoalan nyata pada anak usia dini. Kegiatan ini berdampak pada meningkatnya pengalaman belajar siswa, tersedianya data awal kesehatan gigi, dan perlunya tindak lanjut melalui pembiasaan sikat gigi bersama, penguatan UKGS, serta sosialisasi hasil pemeriksaan kepada orang tua.