Eko Wahyu Widodo
Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Service Quality, Price Perception dan Electronic Word of Mouth terhadap Keputusan Pembelian pada Tomoro Coffee Cabang Tambaksari Surabaya Eko Wahyu Widodo; Istiono Istiono
Journal Social Society Vol. 6 No. 1 (2026): Januari - Maret 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.6.1.2026.1003

Abstract

Urgensi penelitian penting dikarenakan persaingan ketat industri kopi dengan penurunan penjualan di beberapa periode menuntut strategi spesifik untuk cabang tersebut, di mana studi sebelumnya lebih fokus pada citra merek, promosi, atau lokasi umum. Penelitian  ini bertujuan untuk menganalisis dan membuktikan apakah Service Quality, Price Perception dan Electronic Word of Mouth berpengaruh terhadap keputusan pembelian pada TOMORO Coffee cabang Tambaksari Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jumlah sampel 100 responden. Teknik pengumpulan data melalui studi Pustaka, wawancara awal, dan penyebaran kuesioner. Analisis data yang digunakan adalah Uji Deskriptif, Uji Intrumen, Uji Asumsi Klasik dan Uji Hipotesis dengan SPSS26. Penelitian ini dilakukan dari April hingga Mei 2025. Adapun  hasil penelitian menunjukan bahwa semua indikator varil dan reliabel. Berdasarkan Uji Regresi Linier Berganda, variabel Electronic Word of  Mouth memiliki pengaruh yang lebih dominam, sedangkan variabel Service Quality memberikan pengaruh yang lebih rendah dan variabel Price Perception tidak signifikan meskipun memiliki pengaruh positif. Hasil Uji T menyatakan bahwa Service Quality dan Electronic Word of Mouth berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian pada TOMORO Coffee cabang Tambaksari Surabaya. Sedangkan  hasil Uji Koefisien Determinasi (R²) menunjukkan bahwa pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen sebesar sebesar 73,6% Sedangkan sisanya 26,4% dipengaruhi oleh variabel lain diluar model yang diteliti.