Muhammad Zaini
Master Program of Biology Education, Postgraduate Program, Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin, South Kalimantan, 70123

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Validity of Rubiaceae ethnobotany popular science book for developing students' critical thinking skills Nurul Fajriyah; Muhammad Zaini; Badruzsaufari Badruzsaufari
Practice of The Science of Teaching Journal: Jurnal Praktisi Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): May
Publisher : HAFECS PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58362/hafecspost.v5i1.170

Abstract

The use of teaching materials based on local potential among university students remains limited; therefore, a popular science book has been developed to enhance students’ critical thinking skills, thereby assisting them in higher education or the workforce. This study aims to describe the validity and practicality of the content of the Popular Science Book (PSB) on the ethnobotany of the Rubiaceae family among the Dayak Bakumpai community for training students’ critical thinking skills. This study employed Education Design Research (EDR) using Tessmer’s formative evaluation, limited to expert validation and one-to-one testing. The research data consisted of validator questionnaire forms and content appeal (practicality) questionnaire forms. The results of this study yielded a validity score of 91.03 (highly valid) and a content practicality score of 92.95 (very good). Based on these results, it is concluded that the BIP is suitable and practical for use as teaching material based on local potential that is relevant to students’ needs in developing critical thinking skills. Abstrak. Penggunaan bahan ajar pada mahasiswa berbasis potensi lokal masih belum banyak sehingga dikembangkan buku illmiah popular yang dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis mahasiswa untuk membantu mahasiswa dalam Tingkat Pendidikan lanjutan ataupun dunia kerja. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan validitas dan kepraktisan isi Buku Ilmiah Populer (BIP) etnobotani famili Rubiaceae masyarakat Dayak Bakumpai untuk melatih keterampilan berpikir kritis mahasiswa. Jenis penelitian ini menggunakan Education Design Research (EDR) dengan evaluasi formatif Tessmer yang dibatasi hingga uji validasi ahli dan uji perorangan (one-to-one). Data penelitian ini berupa lembar angket validator dan lembar angket daya Tarik (kepraktisan isi). Hasil penelitian ini memperoleh hasil validitas sebesar 91,03 (sangat valid) dan hasil kepraktisan isi sebesar 92,95 (sangat baik). Berdasarkan hasil penelitian ini disimpulkan bahwa BIP layak dan praktis untuk digunakan sebagai bahan ajar berbasis potensi lokal yang relevan dengan kebutuhan mahasiswa dalam melatih keterampilan berpikir kritis.
Development of a popular science book on the eco-wisdom of the Dayak Bakumpai Community Nida Lessy; Muhammad Zaini; Suyidno Suyidno
Practice of The Science of Teaching Journal: Jurnal Praktisi Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): May
Publisher : HAFECS PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58362/hafecspost.v5i1.173

Abstract

Local potential can be utilized effectively, for example by developing teaching materials based on local wisdom. By leveraging local potential, the learning process can gain experience based on real-world conditions in the area. Lepasan Village, located along the Barito River, has strategic potential as a learning resource with its rich flora and local wisdom that continues to be preserved from generation to generation by its people who come from the Dayak Bakumpai Tribe. This study aims to test the validity and practicality of the contents of the Popular Science Book (PSB) as a learning resource in the ethnobotany course. The research method used is development research with the education design research (EDR) model through Tessmer's formative evaluation. The research subjects involved 3 expert lecturers for expert review and 3 ULM Biology Education Master's students for individual evaluation. This study used validity sheet instruments and content practicality sheets. The results showed that the PSB was highly valid, with a score of 90.10%. Meanwhile, the practicality of the popular science book's content earned a score of 93.06, categorized as very good. Based on these test results, the PSB on local ecological wisdom of the Bakumpai Dayak community in Lepasan Village is procedurally suitable for use as supporting material for ethnobotany courses. These results encourage the integration of local wisdom in learning and support ecological conservation while providing contextual and meaningful learning resources for students, so that in the future, it is necessary to follow up with an effectiveness test on students' critical thinking skills on a wider scale. Abstrak. Potensi lokal dapat dimanfaatkan dengan baik salah satunya dengan mengembangkan bahan ajar yang berbasis pada kearifan lokal. Melalui pemanfaatan potensi lokal proses pembelajaran dapat memperoleh pengalaman berdasarkan keadaan nyata yang terdapat di daerah. Kelurahan Lepasan yang terletak di sepanjang Sungai Barito memiliki potensi strategis sebagai sumber belajar dengan kekayaan flora dan kearifan lokal yang terus dilestarikan secara turun-temurun oleh masyarakatnya yang berasal dari Suku Dayak Bakumpai. Penelitian ini bertujuan untuk menguji validitas dan kepraktisan isi Buku Ilmiah Populer (BIP) sebagai sumber belajar pada mata kuliah etnobotani. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian pengembangan dengan model education design research (EDR) melalui evaluasi formatif Tessmer. Subjek penelitian melibatkan 3 dosen ahli untuk uji pakar (expert review) dan 3 mahasiswa Magister Pendidikan Biologi ULM untuk uji perorangan (one-to-one evaluation). Penelitian ini menggunakan instrument lembar validitas dan kepraktisan isi. Hasil penelitian menunjukkan validitas BIP dinyatakan sangat valid dengan skor 90,10%. Sedangkan kepraktisan isi buku ilmiah populer memperoleh skor 93,06 dengan kategori sangat baik. Berdasarkan hasil uji tersebut, PSB kearifan lokal ekologi masyarakat Dayak Bakumpai di Kelurahan Lepasan secara prosedural layak digunakan sebagai bahan pendukung mata kuliah etnobotani. Hasil ini mendorong integrasi kearifan lokal dalam pembelajaran dan mendukung pelestarian ekologi sekaligus menyediakan sumber belajar yang kontekstual dan bermakna bagi mahasiswa, sehingga kedepannya perlu ditindaklanjuti dengan uji efektivitas terhadap keterampilan berpikir kritis mahasiswa pada skala kelas yang lebih luas.