Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Pengaruh Bentuk Geometrik Jalan Serta Fasilitas Pelengkap Jalan Terhadap Pemilihan Rute Kotamobagu - Amurang Virgina Dian Bayanasari Damopolii; Semuel Yacob Recky Rompis; Joice Waani
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 6 No. 5 (2026): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v6i5.32829

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kondisi geometrik jalan dan fasilitas pelengkap terhadap pemilihan rute perjalanan pada koridor Kotamobagu–Amurang serta menentukan rute prioritas pengguna jalan menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif-analitis dengan pengumpulan data melalui survei lapangan, observasi kondisi jalan, dokumentasi, dan kuisioner kepada 85 responden yang terdiri dari pengguna kendaraan pribadi, pengemudi angkutan umum, dan pengguna kendaraan logistik, dimana seluruh responden pernah melewati ketiga rute penelitian. Tiga alternatif rute yang dianalisis meliputi Kotamobagu–Tenga–Amurang, Kotamobagu–Modoinding–Amurang, dan Kotamobagu–Ratatotok–Amurang, dengan empat kriteria utama, yaitu alinemen horizontal, alinemen vertikal, lebar jalan, dan penerangan jalan umum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lebar jalan menjadi kriteria paling dominan dalam pemilihan rute dengan bobot 0,348, diikuti alinemen horizontal 0,265, penerangan jalan 0,210, dan alinemen vertikal 0,176. Berdasarkan sintesis bobot global, Rute 1 Kotamobagu–Tenga–Amurang memperoleh nilai tertinggi sebesar 0,567 sehingga menjadi rute paling diprioritaskan pengguna jalan. Rute ini unggul karena memiliki kondisi geometrik dan fasilitas jalan yang lebih baik dibandingkan rute lainnya. Nilai Consistency Ratio (CR ≤ 0,1) menunjukkan bahwa penilaian responden konsisten. Dengan demikian, peningkatan kualitas geometrik dan fasilitas pada rute alternatif perlu dilakukan untuk mendukung keamanan, kenyamanan, efisiensi perjalanan, serta pemerataan pemanfaatan jaringan jalan.