Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Perbedaan Abnormal Return dan Trading Volume Activity Sebelum dan Sesudah Program Makan Bergizi Gratis pada Saham Sektor Konsumsi Mohammad Abidur Rohman; Noval Adib
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 6 No. 6 (2026): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v6i6.32872

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan abnormal return dan trading volume activity pada periode sebelum dan sesudah peristiwa pengumuman pemberlakuan Program Makan Bergizi Gratis terhadap saham sektor konsumsi di Bursa Efek Indonesia. Pendekatan penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan metode studi peristiwa (event study). Sampel penelitian yang digunakan diperoleh dengan menggunakan metode purposive sampling berjumlah 80 perusahaan sektor konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Periode pengamatan berlangsung selama 11 hari bursa, yaitu 5 hari sebelum, 1 hari pengumuman (6 Januari 2025), dan 5 hari sesudah pengumuman. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji non-parametrik Wilcoxon Signed Rank Test yang didukung dengan Robustness Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada abnormal return dan trading volume activity antara periode sebelum dan sesudah pengumuman pemberlakuan Program Makan Bergizi Gratis. Temuan ini menunjukan bahwa kebijakan nasional yang masih baru dan belum pasti dampaknya belum cukup kuat sebagai sinyal bagi pasar modal. Kesimpulannya, program Makan Bergizi Gratis belum cukup kuat sebagai sinyal informatif bagi pelaku pasar modal untuk mengubah perilaku investasi pada saham sektor konsumsi, sehingga diperlukan komunikasi kebijakan yang lebih jelas serta kemitraan strategis antara pemerintah dan sektor swasta agar program ini dapat memberikan dampak ekonomi yang lebih terukur dan tercermin pada pergerakan pasar.
SDGs DISCLOSURE DEPENDENCY ON INFORMATION ASYMMETRY TO REDUCE FIRMS’ STOCK VOLATILITY Irham Kamil; Erwin Saraswati; Noval Adib
JRAK Vol 18 No 1 (2026): April Edition
Publisher : Faculty of Economics and Business, Universitas Pasundan, Bandung, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jrak.v18i1.36044

Abstract

Motivated by limited SDGs financing and largely symbolic corporate engagement in Indonesia, concerns arise regarding how SDGs disclosure relates to stock volatility. This study examines the effect of SDGs disclosure on stock volatility and the role of information asymmetry, with SDGs disclosure decomposed into depth, breadth, and concentration. This quantitative study uses firms in the ESGQ KEHATI Index over 2020–2024, resulting in 197 firm-year observations and analyzed using panel regression. The findings indicate that SDGs disclosure tends to reduce stock volatility, although this effect depends on information asymmetry. At the dimensional level, depth is associated with higher volatility, while breadth and concentration show an inverse relationship. These findings provide empirical insights into the role of SDGs disclosure in capital market dynamics and contribute to the limited literature in Indonesia.