Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Praanggapan Tokoh Utama pada Serial Drama the Hope: Kajian Pragmatik Landrikus Anselmus Samosir; Julina Julina; Jessy Jessy
Journal of Comprehensive Science Vol. 5 No. 5 (2026): Journal of Comprehensive Science
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v5i5.4155

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pemahaman makna tersirat dalam dialog film, khususnya melalui kajian pragmatik berupa praanggapan yang seringkali menimbulkan kesalahpahaman bagi penonton. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan mengklasifikasikan jenis-jenis praanggapan yang digunakan oleh tokoh utama dalam serial drama The Hope episode 1–10. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan pragmatik. Data berupa tuturan dialog tokoh utama yang diperoleh melalui teknik simak dan catat, kemudian dianalisis berdasarkan teori praanggapan George Yule yang membagi praanggapan menjadi enam jenis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan 30 data praanggapan yang terdiri dari 3 praanggapan eksistensial, 4 faktif, 3 non faktif, 1 leksikal, 18 struktural, dan 1 konterfaktual. Praanggapan struktural menjadi jenis yang paling dominan karena penggunaan kalimat tanya dalam dialog yang berfungsi untuk menggali informasi dan memperjelas maksud tuturan. Temuan ini menunjukkan bahwa praanggapan berperan penting dalam membangun pemahaman konteks dialog dan membantu penonton menangkap makna implisit dalam komunikasi. Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa analisis praanggapan dapat meningkatkan pemahaman terhadap isi dialog film serta memberikan kontribusi dalam kajian pragmatik, khususnya dalam analisis wacana audiovisual.
An Analysis of Grammatical Errors Among High School Students at Perguruan Panglima Polem Rantauprapat Jennifer Carren; Ivana Ivana; Jessy Jessy
Jurnal Indonesia Sosial Sains Vol. 7 No. 4 (2026): Jurnal Indonesia Sosial Sains
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jiss.v7i4.2315

Abstract

This study aims to analyze the misuse of Chinese structural particles, namely 的 (de), 地 (de), and 得 (de) in students of Panglima Polem Rantau Prapat College. These particles have different grammatical functions, but in practice learning often cause confusion for Chinese learners. The research method used is a qualitative descriptive method with data collection techniques in the form of written tests and analysis of student answer results. The results of the study show that the error of using particles is still quite high. The most common mistakes occur in the use  of 的 and 地 because students have not understood the difference in functions between attributive and adverbial ones. In addition, some students are also still mistaken in using 得 as a complementary marker of results and degrees. Factors that cause errors include lack of grammatical understanding, the influence of mother tongue, and lack of contextual practice. This research is expected to contribute to Chinese language learning, especially as an evaluation material for teachers in determining particle teaching strategies so that they are more effective and easy to understand by students.