nsformasi organisasi mendorong perubahan paradigma manajemen kinerja dari sekadar berorientasi pada pencapaian target menuju sistem yang mengintegrasikan nilai organisasi, perilaku kerja, dan hasil kerja secara berkelanjutan. Namun, implementasi core values pada banyak organisasi masih bersifat simbolik dan belum sepenuhnya diterjemahkan ke dalam perilaku kerja maupun sistem Key Performance Indicator (KPI). Penelitian ini bertujuan menyusun model konseptual mengenai integrasi core values, work behaviour, dan KPI dalam mendorong kinerja pegawai. Penelitian menggunakan metode structured literature review dengan menganalisis berbagai artikel ilmiah yang relevan dari basis data Google Scholar dan Scopus mengenai core values, budaya organisasi, perilaku kerja, organizational citizenship behavior, serta manajemen kinerja. Analisis dilakukan melalui identifikasi tema, pengodean konseptual, dan sintesis literatur untuk membangun hubungan antarvariabel. Hasil kajian menunjukkan bahwa core values berfungsi sebagai landasan normatif yang membentuk perilaku kerja pegawai, sedangkan work behaviour menjadi mekanisme utama yang menghubungkan internalisasi nilai organisasi dengan pencapaian KPI. Integrasi ketiga komponen tersebut diperkuat oleh kepemimpinan, komunikasi organisasi, kompetensi, dan proses internalisasi nilai yang berkelanjutan. Model konseptual yang dihasilkan menegaskan bahwa sistem manajemen kinerja yang mengintegrasikan nilai organisasi, perilaku kerja, dan KPI mampu menghasilkan kinerja pegawai yang lebih efektif, berintegritas, dan berkelanjutan. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis sebagai dasar pengembangan penelitian empiris serta kontribusi praktis bagi organisasi dalam merancang sistem manajemen kinerja berbasis nilai.