Perkembangan teknologi digital telah menjadikan media sosial sebagai bagian penting dalam kehidupan mahasiswa, baik sebagai sarana komunikasi, hiburan, maupun pendukung aktivitas akademik. Namun, tingginya intensitas penggunaan media sosial juga menimbulkan kekhawatiran terhadap kemampuan mahasiswa dalam mempertahankan konsentrasi belajar akibat adanya berbagai distraksi digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media sosial terhadap konsentrasi belajar mahasiswa di era digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel penelitian terdiri atas 107 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner berbasis skala Likert yang mengukur variabel penggunaan media sosial dan konsentrasi belajar. Data dianalisis menggunakan regresi linear sederhana dengan bantuan aplikasi SPSS versi 26 setelah melalui uji validitas, reliabilitas, normalitas, dan linearitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap konsentrasi belajar mahasiswa dengan nilai signifikansi 0,011 dan kontribusi sebesar 6,1%. Temuan ini menunjukkan bahwa media sosial tidak selalu menjadi faktor penghambat konsentrasi, tetapi dapat berfungsi sebagai media pendukung pembelajaran apabila digunakan secara terarah dan sesuai kebutuhan akademik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengelolaan penggunaan media sosial melalui literasi digital dan regulasi diri menjadi aspek penting dalam menjaga efektivitas proses belajar mahasiswa di era digital.