Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Gerakan KKNM Peduli Lingkungan Melalui Penanaman Mangrove di Desa Mayangan Ade Nawawi; Eka Melani; Syifa Syakira; Alfa Zacky Y; Poppy Hopipah
Jurnal Global Ilmiah Vol. 3 No. 3 (2025): Jurnal Global Ilmiah
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/jgi.v3i3.316

Abstract

Program Kuliah Kerja nyata (KKN) merupakan salah satu bentuk konkret kiprah mahasiswa dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada warga . dalam program ini, mahasiswa didorong buat menerapkan ilmu yang diperoleh pada kelas pada situasi sosial serta lingkungan nyata. gerombolan 21 program Kuliah Kerja nyata (KKN) Universitas Subang, yg berlokasi di Desa Mayangan, Kecamatan Legonkulon, Kabupaten Subang, meluncurkan "Gerakan Peduli Lingkungan KKNM" yg bertujuan melestarikan ekosistem pesisir melalui penanaman mangrove. Jenis mangrove yang ditanam artinya Rhizophora sp., menggunakan total 300 bibit yg ditanam pada 3 titik lokasi tidak sama, yakni di seberang SMK Negeri 1 Legonkulon (50 bibit), belakang Sekolah Dasar Sukamulya (50 bibit), serta Pulau Burung (200 bibit). Selain penanaman, mahasiswa jua turut serta pada kegiatan penyemaian bibit mangrove pada Pulau Burung menjadi bagian berasal upaya regenerasi hutan mangrove yang berkelanjutan. kegiatan ini tidak hanya berfungsi menjadi bentuk donasi langsung mahasiswa terhadap pelestarian lingkungan, tetapi pula sebagai sarana edukasi bagi Masyarakat. kurang lebih tentang pentingnya eksistensi ekosistem mangrove. akibat aktivitas memberikan adanya respon positif warga yang ditandai dengan meningkatnya kesadaran ekologis dan terbentuknya sinergi antara mahasiswa, rakyat, serta pemerintah desa. acara ini sejalan menggunakan tujuan perlindungan mangrove pada berbagai wilayah di Indonesia, seperti penelitian Marsiah et al. (2024) pada Desa Sungai Bakau, Kabupaten Seruyan, yg berhasil menanam lebih dari 11.000 bibit mangrove dengan melibatkan mahasiswa, warga , dan pihak swasta.
Penggunaan Media Sosial sebagai Sarana Dakwah dan pendidikan Islam bagi Generasi Z Ade Nawawi
Indonesian Journal of Research and Service Studies Vol. 1 No. 6 (2024): Indonesian Journal of Research and Service Studies
Publisher : Jujurnal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59613/51818582

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah cara generasi Z dalam mengakses informasi, termasuk dalam bidang dakwah dan pendidikan Islam. Media sosial menjadi salah satu sarana utama dalam menyampaikan nilai-nilai keislaman, mengingat karakteristik generasi Z yang lebih aktif dalam dunia digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran media sosial sebagai sarana dakwah dan pendidikan Islam bagi generasi Z serta meninjau efektivitas dan tantangan yang dihadapi dalam implementasinya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur (library research), mengkaji berbagai sumber akademik yang membahas penggunaan media sosial dalam penyebaran ajaran Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial seperti Instagram, TikTok, YouTube, dan Twitter berperan penting dalam menyebarkan konten dakwah yang lebih interaktif dan mudah diakses oleh generasi Z. Platform ini memungkinkan para dai dan pendidik Islam untuk menggunakan pendekatan visual, audio, dan teks yang lebih menarik bagi audiens muda. Namun, penelitian juga menemukan beberapa tantangan, seperti distorsi informasi keislaman, radikalisasi digital, dan minimnya literasi digital dalam menyaring konten yang benar. Oleh karena itu, diperlukan strategi dakwah yang lebih sistematis dengan pendekatan edukatif, moderat, dan berbasis literasi digital agar generasi Z dapat menerima ajaran Islam secara autentik dan relevan dengan kehidupan mereka. Penelitian ini berkontribusi dalam memberikan wawasan mengenai peran media sosial sebagai sarana dakwah dan pendidikan Islam, serta memberikan rekomendasi bagi para pendidik dan dai untuk mengoptimalkan strategi komunikasi Islam di era digital.