This Author published in this journals
All Journal Jurnal Global Ilmiah
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Manajemen Keuangan dan Pembiayaan dalam Pengembangan UMKM di Cipadung, Sumedang Rizal Fadilah; Wawan Lulus Setiawan
Jurnal Global Ilmiah Vol. 3 No. 5 (2026): Jurnal Global Ilmiah
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/jgi.v3i5.348

Abstract

Pembangunan ekonomi lokal melalui sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan strategi krusial untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Dusun Cipadung, Kabupaten Sumedang. Meskipun memiliki peran vital, pelaku UMKM di wilayah ini menghadapi tantangan signifikan dalam menerapkan manajemen keuangan yang efektif dan mengakses permodalan formal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik manajemen keuangan yang diterapkan oleh pelaku UMKM serta mengidentifikasi kendala struktural yang dihadapi dalam mengakses sumber pembiayaan untuk pengembangan usaha. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui teknik triangulasi yang melibatkan wawancara mendalam terhadap informan kunci (pelaku UMKM) dan informan pendukung (lembaga keuangan dan pemerintah desa), observasi partisipatif, serta dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model interaktif yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masalah utama UMKM di Dusun Cipadung adalah rendahnya literasi keuangan, yang terwujud dalam praktik pencampuran dana (commingling) dan ketiadaan catatan transaksi harian yang konsisten pada lebih dari 60% informan kunci. Kelemahan manajerial ini secara langsung menciptakan asimetri informasi yang tinggi, yang menjadi penyebab utama kesulitan UMKM dalam mengakses pembiayaan formal di samping keterbatasan agunan fisik berupa aset bersertifikat. Akibatnya, banyak pelaku usaha terpaksa bergantung pada modal informal berisiko tinggi karena faktor kecepatan dan kemudahan akses. Implikasi dari temuan ini menekankan urgensi intervensi kebijakan yang responsif melalui penyelenggaraan pelatihan keuangan praktis yang fokus pada pemisahan dana dan pencatatan sederhana, serta mendorong adopsi model Pembiayaan Berbasis Aliran Kas (Cash Flow-Based Lending) oleh lembaga keuangan formal. Kesimpulan menunjukkan bahwa peningkatan kapasitas manajerial dan reformasi syarat pembiayaan adalah kunci untuk mencapai pertumbuhan UMKM yang berkelanjutan.