Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Pemberian PMT Lokal terhadap Perubahan Berat Badan dan Lingkar Lengan atas Ibu Hamil Berdasarkan Pemantauan Bulanan Selama Empat Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Kresek, Kabupaten Tangerang Tahun 2025 Leni Yuliani; Ivana Nira Rengganis; Sri Rohayani
Jurnal Syntax Admiration Vol. 7 No. 3 (2026): Jurnal Syntax Admiration
Publisher : Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/jsa.v7i3.2613

Abstract

Kekurangan energi kronis (KEK) pada ibu hamil masih menjadi tantangan kesehatan di Indonesia, berkontribusi pada komplikasi kehamilan seperti BBLR, kelahiran prematur, dan risiko stunting. Salah satu intervensi pemerintah adalah pemberian makanan tambahan (PMT) berbasis pangan lokal untuk meningkatkan status gizi ibu hamil. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian PMT lokal terhadap perubahan berat badan dan lingkar lengan atas (LILA) ibu hamil berdasarkan pemantauan bulanan selama empat bulan di wilayah kerja Puskesmas Kresek, Kabupaten Tangerang tahun 2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif analitik dengan desain longitudinal retrospektif menggunakan data sekunder dari catatan program PMT lokal di Puskesmas Kresek selama periode Juli hingga Oktober 2025. Sampel penelitian terdiri dari 42 ibu hamil yang memenuhi kriteria inklusi dengan teknik total sampling. Variabel yang dianalisis meliputi karakteristik ibu hamil, berat badan, dan LILA yang diukur setiap bulan selama periode pemantauan. Analisis data dilakukan secara univariat serta uji pengukuran berulang menggunakan uji Friedman untuk melihat perubahan selama periode intervensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata berat badan ibu hamil meningkat secara signifikan dari 43,10 ± 4,34 kg sebelum intervensi menjadi 46,61 ± 4,05 kg pada akhir periode pemantauan (p < 0,001). Selain itu, rata-rata LILA juga mengalami peningkatan dari 21,65 ± 1,26 cm menjadi 22,38 ± 1,24 cm (p < 0,001). Temuan ini menunjukkan bahwa pemberian PMT berbasis pangan lokal yang disertai pemantauan rutin dapat berkontribusi terhadap perbaikan status gizi ibu hamil. Dengan demikian, program PMT lokal dapat menjadi strategi intervensi gizi yang efektif dalam upaya pencegahan KEK serta peningkatan kesehatan ibu dan janin.