Arfiani Paramata
Jurusan Manajemen Sumberdaya Perikanan,Universitas Negeri Gorontalo

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemberdayaan UMKM Pangan Lokal melalui Pelatihan Pengolahan, Pengemasan, dan Pemasaran Digital Berbasis Pentahelix di Desa Ayula Selatan Kabupaten Bone Bolango Arfiani Paramata; Yumaraya Noho
Jurnal Abdimas Terapan Vol. 5 No. 2 (2026): JURNAL ABDIMAS TERAPAN (MEI)
Publisher : Program Vokasi Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56190/jat.v5i2.132

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Universitas Negeri Gorontalo dilaksanakan di Desa Ayula Selatan Kecamatan Bulango Selatan Kabupaten Bone Bolango dengan tujuan meningkatkan kapasitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berbasis pangan lokal. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya kemampuan masyarakat dalam pengolahan produk, pengemasan, branding, dan pemasaran digital produk UMKM desa. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan participatory community development melalui tahapan identifikasi masalah, sosialisasi, pelatihan, praktik langsung, pendampingan, dan evaluasi program. Peserta kegiatan berjumlah 25 pelaku UMKM yang bergerak pada usaha makanan dan minuman lokal seperti usaha kue tradisional, roti rumahan, minyak goreng kampung, olahan ikan, dan usaha pangan rumah tangga lainnya. Kegiatan pelatihan menghadirkan Risma Thamrin Hasan sebagai narasumber utama dalam bidang pengolahan dan pengemasan produk pangan lokal berbasis hasil perikanan. Evaluasi kegiatan dilakukan menggunakan metode pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta pada aspek pengolahan produk, pengemasan, branding, dan pemasaran digital. Persentase pemahaman peserta mengenai pengemasan dan branding produk meningkat dari 46% menjadi 88%, sedangkan pemahaman pemasaran digital meningkat dari 40% menjadi 82%. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis masyarakat, tetapi juga mendorong tumbuhnya kesadaran masyarakat mengenai pentingnya inovasi produk dan pemanfaatan teknologi digital dalam pengembangan UMKM desa. Program ini diharapkan menjadi langkah awal dalam penguatan ekonomi masyarakat berbasis potensi pangan lokal secara berkelanjutan.