Indah Sabrina
UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Pendidikan Karakter Disiplin Siswa melalui Pembiasaan Kegiatan Keagamaan Indah Sabrina; Sofia Nur
Indonesian Journal of Social Sciences and Humanities Vol. 1 No. 1 (2025): Juli
Publisher : Yayasan Bina Nagari Banyumas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67421/optimum.v1i1.128

Abstract

Pembiasaan kegiatan keagamaan di MI NU Gelang Rakit merupakan salah satu cara untuk membentuk karakter disiplin siswa melalui kebiasaan positif yang diterapkan dalam kegiatan tersebut. Dengan berlatar belakang dampak negatif seperti meningkatnya kenakalan remaja, penurunan moral, serta merosotnya karakter disiplin akibat kurangnya pembinaan budi pekerti. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan pembiasaan kegiatan keagamaan dan menganalisis faktor pendukung dan penghambat. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan analisis deskriptif, melibatkan subjek penelitian seperti Kepala Sekolah, guru pendamping, siswa, dan wali siswa. Hasil penelitian dari wawancara, observasi, dan dokumentasi menunjukkan bahwa pembiasaan kegiatan keagamaan di MI NU Gelang Rakit memberikan dampak positif terhadap karakter disiplin siswa. Kegiatan pembiasaan kegiatan keagamaan menggunakan metode pembiasaan yang dilakukan melalui tiga cara yaitu: kegiatan rutin, kegiatan spontan, dan keteladanan. Pembentukan karakter disiplin siswa melalui 3 tahapan yaitu, pada tahap moral knowing, siswa diajarkan cara membaca Al-Qur'an, termasuk menghafal Juz Amma, Asmaul Husna, serta mempelajari tata cara sholat jenazah, membaca tahlil, dan Al-Barzanji. Pemahaman ini membantu mereka mengenali nilai-nilai agama dan cara menerapkannya dalam kehidupan. Tahap moral feeling terlihat ketika siswa mulai mencintai semua kegiatan dengan datang tepat waktu. Ketika mereka merasa terinspirasi dan termotivasi, siswa akan menghargai proses pembiasaan ini sebagai ungkapan kecintaan terhadap agama dan nilai-nilai moral. Pada tahap moral doing, siswa dapat mengamalkan kegiatan keagamaan, seperti praktik sholat jenazah, tahlil, dan Al-Barzanji dalam kehidupan sehari-hari, terutama di lingkungan masyarakat. Selain itu, faktor-faktor yang mendukung pembentukan karakter siswa dalam program ini meliputi peran guru, peran orang tua, lingkungan yang mendukung, program sekolah yang terarah, dan harapan dari semua pihak.