Peramalan penjualan merupakan salah satu langkah penting dalam membantu pelaku usaha mengambil keputusan terkait persediaan dan strategi bisnis. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan peramalan penjualan kopi di Warkop Kuphi Kruni 19 di Stabat menggunakan metode Moving Average. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data penjualan kopi selama 12 bulan terakhir. Metode Moving Average dipilih karena memiliki proses perhitungan yang sederhana dan mampu memberikan hasil peramalan berdasarkan rata-rata data historis penjualan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Moving Average dapat digunakan untuk memperkirakan penjualan kopi pada periode berikutnya dengan tingkat kesalahan yang relatif kecil. Berdasarkan hasil perhitungan, tren penjualan kopi mengalami peningkatan setiap bulannya sehingga metode ini dinilai efektif dalam membantu pihak warkop menentukan jumlah persediaan bahan baku dan strategi penjualan. Dengan adanya sistem peramalan penjualan, diharapkan Warkop Kuphi Kruni 19 dapat meminimalkan risiko kekurangan maupun kelebihan stok serta meningkatkan efisiensi operasional usaha.