Mohamad Rifky Anugrah Pratama
Universitas Singaperbangsa Karawang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Tingkat Kepercayaan Diri Atlet BK Karate Karawang Ilaika Al Quratu Aini; Muhamad Abbas; Berlian Agatha Silalahi; Moh. Supriyadi; Aprillia Wulan Utari; Rezka Masturah; Vismaia Nur Fitriani; Mohamad Rifky Anugrah Pratama
Jurnal Olahraga Kebugaran dan Rehabilitasi (JOKER) Vol 5 No 2 (2025): Jurnal Olahraga Kebugaran dan Rehabilitasi (JOKER)
Publisher : Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/joker.v5i2.13517

Abstract

Kepercayaan diri merupakan salah satu faktor psikologis yang berperan penting dalam menunjang performa atlet, khususnya pada cabang olahraga bela diri seperti karate yang menuntut kesiapan fisik, mental, dan emosional secara optimal. Atlet dengan tingkat kepercayaan diri yang baik cenderung mampu mengontrol emosi, mengambil keputusan dengan tepat, serta menampilkan performa terbaik saat latihan maupun pertandingan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat kepercayaan diri atlet karate BK Karawang berdasarkan hasil observasi dan pengisian instrumen psikologis. Subjek dalam penelitian ini berjumlah delapan atlet karate BK Karawang, yang terdiri dari empat atlet yang lolos seleksi BK (dua atlet laki-laki dan dua atlet perempuan) serta empat atlet lainnya sebagai pembanding. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung dan pengisian angket kepercayaan diri yang terdiri dari 15 butir pernyataan. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dengan bantuan perangkat lunak SPSS, meliputi nilai rata-rata (mean), standar deviasi, nilai minimum, dan nilai maksimum pada setiap item pernyataan. Hasil analisis menunjukkan bahwa secara umum atlet karate BK Karawang memiliki tingkat kepercayaan diri yang berada pada kategori sedang hingga tinggi. Atlet yang lolos seleksi BK cenderung menunjukkan nilai rata-rata kepercayaan diri yang lebih baik dibandingkan atlet yang belum lolos, baik pada aspek keyakinan terhadap kemampuan diri, ketenangan dalam menghadapi tekanan, maupun keberanian dalam mengambil keputusan saat bertanding. Meskipun demikian, masih ditemukan variasi tingkat kepercayaan diri antarindividu yang dipengaruhi oleh faktor pengalaman bertanding, dukungan lingkungan, dan kesiapan mental. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa kepercayaan diri merupakan aspek psikologis yang perlu mendapatkan perhatian khusus dalam pembinaan atlet karate. Diperlukan program latihan mental yang terstruktur dan berkelanjutan agar kepercayaan diri atlet dapat terus ditingkatkan sehingga mampu menunjang pencapaian prestasi secara optimal.