Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas olahraga masyarakat di Makassar ditinjau dari segi usia. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif yang melibatkan 170 responden dari kelompok usia anak-anak, remaja, dewasa, dan lansia. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik stratified random sampling, sedangkan pengumpulan data menggunakan angket mengenai frekuensi, durasi, intensitas, dan jenis olahraga yang dilakukan masyarakat. Analisis data dilakukan secara deskriptif melalui distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok anak-anak dan remaja memiliki tingkat aktivitas olahraga yang lebih tinggi dibandingkan kelompok dewasa dan lansia. Jenis olahraga yang dominan dilakukan anak-anak adalah sepak bola dan permainan tradisional, remaja cenderung memilih futsal, bola basket, dan voli, kelompok dewasa lebih banyak melakukan jogging dan fitness, sedangkan lansia didominasi aktivitas jalan santai dan senam ringan. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa aktivitas olahraga masyarakat dipengaruhi oleh faktor usia, kondisi fisik, lingkungan sosial, gaya hidup, dan ketersediaan fasilitas olahraga. Penelitian ini menyimpulkan bahwa semakin bertambah usia seseorang maka kecenderungan aktivitas olahraga mengalami penurunan, sehingga diperlukan program olahraga yang sesuai dengan karakteristik setiap kelompok usia untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam aktivitas fisik dan mewujudkan pola hidup sehat. Kata Kunci: Aktifitas, Olahraga, Masyarakat, Usia