Latar Belakang: Transformasi digital telah mengubah pola interaksi sosial anak usia dini sekaligus menghadirkan tantangan baru bagi praktik pengasuhan keluarga Muslim. Kajian mengenai digital parenting umumnya berfokus pada aspek pengawasan penggunaan teknologi, sedangkan konsep pola asuh profetik masih didominasi pendekatan normatif sehingga belum sepenuhnya mampu menjawab dinamika kehidupan digital. Kondisi ini menunjukkan perlunya rekonstruksi konsep pola asuh profetik yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi digital. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan merekonstruksi konsep pola asuh profetik untuk mengoptimalkan perkembangan sosial anak usia dini di era digital melalui integrasi nilai-nilai Islam dengan prinsip digital parenting. Metode Penelitian: Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis library research. Data diperoleh dari Al-Qur'an, hadis, literatur pendidikan Islam, teori perkembangan anak, serta berbagai penelitian mutakhir mengenai digital parenting dan literasi digital. Analisis data dilakukan menggunakan conceptual synthesis analysis dengan mengintegrasikan berbagai konsep menjadi model konseptual yang komprehensif. Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa rekonstruksi pola asuh profetik dibangun atas lima dimensi utama, yaitu transendensi, keteladanan sebagai Digital Role Model, humanisasi, literasi digital Islami, dan penguatan kompetensi sosial anak usia dini. Penelitian ini juga menghasilkan dua konsep baru, yaitu Digital Spiritual Educator dan Digital Role Model, yang menempatkan orang tua sebagai pembimbing spiritual sekaligus teladan dalam membangun perilaku digital yang bertanggung jawab dan berlandaskan nilai-nilai Islam. Kesimpulan: Rekonstruksi pola asuh profetik menghasilkan model konseptual pengasuhan Islami yang adaptif terhadap era digital dengan mengintegrasikan dimensi spiritual, keteladanan, literasi digital, dan penguatan kompetensi sosial anak. Model ini diharapkan dapat menjadi landasan konseptual bagi pengembangan praktik digital parenting berbasis nilai-nilai profetik dalam mendukung perkembangan sosial anak usia dini. Kata Kunci: Pola Asuh Profetik; Digital Parenting; Perkembangan Sosial; Anak Usia Dini; Literasi Digital Islami.